JawaPos.com - Setelah negosiasi selama 16 tahun, Tiongkok akhirnya setuju meminjamkan sepasang panda ke Belanda. Panda betina bernama Wu Wen dan panda jantan, Xing Ya, tiba di Bandara Schiphol, Amsterdam, Belanda, Rabu (12/4).
Mereka berada di Negeri Kincir Angin selama 15 tahun ke depan. Lebih dari seratus jurnalis dan tamu sudah menanti kedatangan binatang langka itu di bandara.
”Saya sangat senang banyak kawan yang hadir untuk menyambut dua kolega baru saya. Itu adalah langkah besar dalam hubungan bilateral antara Tiongkok dan Belanda,” ujar Duta Besar Tiongkok untuk Belanda Wu Ken. Panda tersebut diterbangkan dari Chengdu, Tiongkok, dan menempuh perjalanan sepuluh jam untuk menuju Amsterdam.
Binatang berbulu hitam dan putih itu akan tinggal di kebun binatang Ouwehands Dierenpark, Rhenen. Kali terakhir ada panda di Belanda adalah pada 1987 dalam pameran di taman safari selama empat bulan.
Tidak diketahui apa yang membuat negosiasi begitu alot. Padahal, seluruh proses negosiasi yang dilakukan Ouwehands Dierenpark dibantu pemerintah Belanda.
”Kesepakatan baru tercapai saat Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Maxima berkunjung ke Tiongkok pada Oktober 2015.” Demikian bunyi pernyataan dari kebun binatang Ouwehands Dierenpark. Peminjaman itu tidak gratis.
Setiap tahun kebun binatang yang berdiri pada 1932 tersebut harus membayar USD 1 juta atau setara dengan Rp 13,3 miliar.
Pembayaran dilakukan selama dua panda itu tinggal di Belanda. Menurut Ouwehands Dierenpark, hal tersebut merupakan kontribusi finansial untuk mendukung aktivitas perlindungan alam di Tiongkok.
Ouwehands Dierenpark telah membuat bangunan khusus untuk Wu Wen dan Xing Ya. Bangunan yang menghabiskan anggaran USD 7,4 juta (Rp 98,13 miliar) itu dilengkapi dengan fasilitas untuk si panda tidur saat malam, ruang pameran dalam dan luar bertema panda, ruang perawatan, ruang penyimpanan dengan pendingin untuk stok bambu yang menjadi makanan binatang tersebut, klinik hewan, serta ruangan untuk para penjaga.
Penduduk Belanda menyambut hangat kedatangan Wu Wen dan Xing Ya. Beberapa hari sebelum dua binatang itu tiba, tagar #Panda dan #Pandakoorts alias demam panda menjadi trending di Twitter.
Meski dua panda tersebut sudah tiba, penduduk harus menunggu cukup lama untuk bisa melihat langsung. Sebab, Wu Wen dan Xing Ya harus dikarantina lebih dulu selama enam pekan. Setelah itu, baru dipertontonkan untuk umum. (AFP/DutchWelle/sha/c16/any)