alexametrics

Gereja Australia Tolak Undang-undang Paksa Pendeta Laporkan Pelecehan

31 Agustus 2018, 17:05:30 WIB

JawaPos.com – Gereja Katolik di Australia menolak undang-undang yang memaksa para pendeta untuk melaporkan pelecehan anak, saat anak-anak itu mengaku menjadi korban pelecehan di ruang pengakuan dosa. Ini adalah konfrontasi terbesar untuk pemerintah.

Konferensi Waligereja Australia (ACBC), badan Katolik tertinggi di negara itu mengatakan, tidak menerima rekomendasi penyelidikan resmi masuk ke dalam lingkup gereja. Ini akan memaksa pendeta melaporkan pelecehan kepada polisi ketika mereka mendengar tentang pelecehan dalam pengakuan anak-anak tersebut.

Satu negara bagian dan satu wilayah di Australia sejak itu memperkenalkan undang-undang yang berarti kejahatan bagi para pendeta yang tidak melaporkan pelecehan yang didengar dalam pengakuan dosa. Sementara lima negara bagian lainnya dan wilayah yang tersisa mengatakan, mereka mempertimbangkan tanggapan mereka.

“Anak-anak akan merasa tak aman jika laporan wajib ke pihak berwenang ini diperlukan,” kata ACBC dalam laporan yang dilansir dari Reuters Jumat, (31/8).

Tahun lalu, Australia menyelesaikan penyelidikan yang berdurasi lima tahun terhadap pelecehan seks anak di gereja-gereja dan lembaga-lembaga lain. Penyelidikan ini terjadi di tengah tuduhan di seluruh dunia kalau gereja-gereja telah melindungi imam pedofil dengan memindahkan mereka dari paroki ke paroki.

Penyelidikan tersebut menyebutkan, tujuh persen dari imam Katolik yang bekerja di Australia antara 1950 dan 2010 telah dituduh melakukan kejahatan seks anak, dan bahwa hampir 1.100 orang telah mengajukan klaim penyerangan seksual anak-anak terhadap Gereja Anglikan selama 35 tahun.

ACBC menerbitkan laporannya dua minggu setelah mantan uskup agung Australia menjadi ulama Katolik paling senior di dunia yang dihukum karena menyembunyikan pelecehan, dan diperintahkan untuk menjalani satu tahun penjara di rumah.

Tuduhan menutupi pelecehan di gereja Katolik telah menggema sampai ke telinga Paus Fransiskus. Paus telah dituduh oleh seorang uskup agung Amerika Serikat yang mengatakan, Paus selama bertahun-tahun mengetahui tentang pelanggaran seksual oleh seorang kardinal Amerika dan tidak melakukan apa-apa tentang hal itu.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (iml/JPC)

Gereja Australia Tolak Undang-undang Paksa Pendeta Laporkan Pelecehan