JawaPos Radar

Pilot Mabuk, Penerbangan ke Dubai Delay Hampir 11 Jam

31/07/2018, 11:01 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Pilot Mabuk, Penerbangan ke Dubai Delay Hampir 11 Jam
Penerbangan Fly Dubai dari Nepal menuju Dubai ditunda selama hampir 11 jam pada hari Minggu setelah salah satu pilotnya diduga mabuk (MRO Network)
Share this image

JawaPos.com - Penerbangan Fly Dubai dari Nepal menuju Dubai ditunda selama hampir 11 jam pada hari Minggu setelah salah satu pilotnya diduga mabuk. Maskapai penerbangan yang berbasis di Uni Arab Emirat (UAE) tersebut mengonfirmasi kalau pilot yang dijadwalkan untuk mengoperasikan penerbangan FZ8018 dari Kathmandu dicurigai oleh seorang rekan dalam keadaan mabuk, Senin, (30/7).

Setelah dilakukan tes acak, staf yang bersangkutan dan sedang bertugas ditemukan benar-benar dalam keadaan mabuk. "Anggota kru yang bersangkutan segera diuji dan diketahui memiliki tingkat mabuk di atas jumlah yang dapat ditolerir secara hukum. Ia dianggap tidak layak untuk terbang,” kata juru bicara perusahaan penerbangan itu dalam sebuah pernyataan.

Maskapai tersebut kemudian mengklarifikasi bahwa mereka memiliki kebijakan toleransi nol pada staf yang tidak mengikuti aturan mengenai konsumsi minuman yang diatur.

Pilot Mabuk, Penerbangan ke Dubai Delay Hampir 11 Jam
Penerbangan Fly Dubai dari Nepal menuju Dubai ditunda selama hampir 11 jam pada hari Minggu setelah salah satu pilotnya diduga mabuk (Reuters)

“Sesuai dengan aturan ketat ini, kami melakukan tes acak pada staf operasional kami. Kami bersikeras siapapun yang dicurigai dalam keadaan mabuk sebelum tugas penerbangan harus diuji," jelas juru bicara perusahaan penerbangan itu seperti dilansir Gulf News.

Maskapai tersebut menegaskan, akibat mabuknya pilot tersebut menyebabkan kerugian. Para penumpang harus ditunda dan tertahan perjalanannya selama total 10 jam 30 menit.

Namun, pihak maskapai memastikan pengaturan dibuat untuk memungkinkan wisatawan melanjutkan perjalanan mereka ke Dubai sesegera mungkin.

Fly Dubai meminta maaf atas ketidaknyamanan dan keterlambatan yang harus diterima para penumpang dengan dalih keselamatan seluruh penumpang dan kru sebagai prioritas utama.

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up