JawaPos Radar

Sering Hooking Up Bikin Anak Muda Chile Banyak Terkena HIV

31/05/2018, 16:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Sering Hooking Up Bikin Anak Muda Chile Banyak Terkena HIV
Iustrasi anak muda usai hooking up (Getty Images)
Share this

JawaPos.com - Kasus penyebaran virus Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) yang menyerang sistem kekebalan tubuh akibat seks bebas di kalangan anak muda makin marak. Apalagi kini seks bebas bukan menjadi hal tabu lagi di Chile.

Pihak berwenang mencatat, anak muda berusia 15 tahun hingga 29 tahun berada di usia yang paling rentan terpapar HIV. Mereka juga membuat rencana baru dalam pencegahan HIV untuk menanggulangi penyakit AIDS tersebut. Chile tercatat sebagai negara yang memiliki tingkat kasus HIV tertinggi, sebanyak 5.816 kasus baru terdaftar tahun lalu. Jumlah tersebut kemudian menunjukan telah terjadi lonjakan sebesar 96 persen penderita HIV sejak 2010.

Claudia Dibes dari Mies Corporation yang merupakan sebuah organisasi nonpemerintah yang mengadvokasi hak-hak seksual dan reproduksi menyatakan, terdapat perubahan dalam perilaku seksual yang terjadi di kalangan anak muda Chile. "Mereka suka bereksperimen dengan seksualitasnya."

Sering Hooking Up Bikin Anak Muda Chile Banyak Terkena HIV
Ilustrasi, dalam hubungan hooking up tak ada perasaan suka, tak ada koneksi emosional, hanya nafsu sesaat (USA Today)

Pakar Penyakit Menular sekaligus anggota komisi yang menyusun rencana baru terkait penanggulangan HIV/AIDS, Dr Carlos Beltran mengatakan, perilaku seks tersebut bukan lagi didasari oleh perasaan suka atau gairah terhadap seseorang yang mereka sayangi. "Mereka hanya ingin hooking up (berhubungan seksual tanpa ada koneksi emosional) dengan siapa saja," katanya seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (31/5).

"Kini anak-anak muda memiliki banyak hubungan seksual, hubungan seksual itu sangat bervariasi, bahkan melintasi batas antara homoseksual dan heteroseksual," ungkap Beltran.

Revolusi seksual di kalangan anak muda di Chile kini mulai mengganggu sebagian besar masyarakat Chile. Sebagian penduduk dan khususnya politisi konservatif berupaya keras menanggulangi fenomena ini.

Pendidikan mengenai seks di sekolah-sekolah di Chile telah dihilangkan sejak sekitar 10 tahun lalu karena ditolak oleh kelompok-kelompok konservatif. Pemuda Chile yang berusia 15 hingga 29 tahun, sebanyak 71 persen di antaranya mengaku aktif melakukan hubungan seksual namun hanya sebanyak 30 persen yang pernah tes HIV.

Menurut data National Youth Institute, hanya sebanyak 20 persen anak muda yang mengetahui tentang perilaku seksual berisiko. Kementerian Kesehatan Chile menyatakan, penggunaan pengaman di antara anak muda usia 15 sampai 24 tahun mengalami penurunan signifikan dari 30 persen menjadi 22 persen antara 2016 dan 2017 lalu.

(ce1/trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up