alexametrics

Tunangan Khashoggi Kecewa dengan Trump

30 Oktober 2018, 11:33:25 WIB

JawaPos.com – Tunangan almarhum jurnalis Jamal Khashoggi mengkritik tanggapan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap pembunuhannya. Dia mendesak Trump untuk memisahkan antara kepentingan dagang AS dalam mendorong kebenaran. Ia juga menuntut Riyadj mengungkapkan rincian lebih lanjut.

Kematian Khashoggi, seorang kolumnis Washington Post dan seorang pengkritik pemimpin de facto Arab Saudi, Putra Mahkota Mohammed Bin Salman (MBS) memicu kemarahan dunia dan membuat negara eksportir minyak dunia ke dalam krisis.

Trump membatasi kritiknya terhadap para pemimpin Saudi soal kasus Khashoggi. Trump tidak ingin sikapnya membahayakan kesepakatan perdagangan senjata sebesar 110 miliar dolar AS. Menurut Trump, kontrak itu akan mendukung 500 ribu pekerjaan AS . Namun para ahli meragukan keabsahan data tersebut.

Khashoggi, AS, arab saudi, trump, MBS, raja salman,
Presiden Trump harus membantu mengungkap kebenaran dan memastikan keadilan ditegakkan. Dia seharusnya tidak membuka jalan untuk menutup-nutupi pembunuhan Khashoggi (Reuters)

Tunangannya, Hatice Cengiz, mengatakan kepada hadirin saat berkunjung ke London, dia kecewa dengan apa yang dikatakan Trump. “Saya kecewa dengan tindakan kepemimpinan di banyak negara, terutama di AS,” katanya dilansir dari Reuters Selasa (30/10).

“Presiden Trump harus membantu mengungkap kebenaran dan memastikan keadilan ditegakkan. Dia seharusnya tidak membuka jalan untuk menutup-nutupi pembunuhan tunangan saya. Jangan biarkan uang mencemari hati nurani kita dan mengorbankan nilai-nilai kita,” tambahnya.

Ketika ditanya siapa yang pada akhirnya bertanggung jawab atas pembunuhan itu, Cengiz mengatakan, “Ini terjadi di dalam sebuah misi diplomatik Saudi. Dalam keadaan seperti itu, pihak berwenang Arab Saudi bertanggung jawab untuk ini,” jawabnya.

Khashoggi memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober untuk mendapatkan dokumen yang diperlukan untuk pernikahannya yang akan datang dengan Cengiz, seorang warga negara Turki. Namun, ia tidak pernah keluar dari konsulat.

Arab Saudi awalnya membantah keterlibatan dalam penghilangan Khashoggi tetapi seorang pejabat Saudi akhirnya menghubungkan kematiannya dengan upaya yang gagal untuk mengkudeta kerajaan.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (iml/JPC)



Close Ads
Tunangan Khashoggi Kecewa dengan Trump