alexametrics

Jatuhnya Pesawat Lion Air di Laut Timbulkan Pertanyaan Soal Keamanan

30 Oktober 2018, 15:15:55 WIB

JawaPos.com – Kecelakaan mematikan Pesawat Lion Air JT 610 di Laut Jawa telah mendorong munculnya pertanyaan mengenai keselamatan penerbangan di Indonesia. Dilansir dari Canada News Media, Amerika Serikat, dan Eropa baru saja menghapus larangan terbang Lion di wilayah udaranya.

Pesawat kelas menengah yang sedang tumbuh dengan ongkos yang terjangkau menyebabkan ledakan dalam perjalanan udara di Asia, memberikan tekanan pada maskapai penerbangan, pengawas, dan infrastruktur pemerintah untuk mengimbangi.

Industri penerbangan Indonesia telah melewati masa lalu. Amerika Serikat dan Uni Eropa melarang pesawat Lion Air terbang dari langit mereka pada 2007 setelah serangkaian kecelakaan.

pesawat lion air jatuh, pesawat lion air, lion air jatuh,
Pesawat kelas menengah yang sedang tumbuh dengan ongkos yang terjangkau menyebabkan ledakan dalam perjalanan udara di Asia, memberikan tekanan pada maskapai penerbangan (The Guardian)

Federal Aviation Administration mencabut larangan itu pada bulan Agustus 2016. Bulan Juni yang lalu, regulator Eropa telah mengizinkan Lion Air dan beberapa maskapai penerbangan Indonesia lainnya untuk melanjutkan penerbangan ke Eropa.

Pada kecelakaan fatal sebelumnya, salah satu pesawat Indonesia tergelincir dari landasan yang licin dan menabrak pemakaman di Surakarta pada tahun 2004, menewaskan 25 penumpang dan awak.

Harro Ranter, yang menjalankan Aviation Safety Network mengatakan, penerbangan Indonesia harus bersaing dengan medan yang sulit di beberapa provinsi. Cuaca buruk sering yang mengarah ke visibilitas yang sangat rendah dan kekurangan dengan pengendali lalu lintas udara. Ini membuat dua pesawat bisa berada di landasan pacu aktif yang sama.

Menurut angka-angka dari kelompok perdagangan dan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional PBB, Asia Tenggara dan Pasifik memiliki tingkat kecelakaan yang jauh lebih rendah daripada Afrika dan Amerika Selatan. Naasnya, saham Boeing jatuh karena berita tentang kecelakaan itu.

Saham mereka turun 3,5 persen. Jim Corridore, analis untuk CFRA Research, mengatakan pesawat Boeing memiliki catatan keamanan yang baik dan kecelakaan itu tidak mungkin mempengaruhi pesanan untuk pesawat baru. Lion Air menjadi maskapai pertama yang mendapatkan 737 Max, pada Mei 2017, dan telah menerima 13 dari 201 pesawat Max yang dikirim Boeing. 
 

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (ina/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Jatuhnya Pesawat Lion Air di Laut Timbulkan Pertanyaan Soal Keamanan