alexametrics

Australia Larang Pejabatnya dan Kontraktor di Indonesia Naik Lion Air

30 Oktober 2018, 18:10:07 WIB

JawaPos.com – Kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 telah menambah daftar kelam operasi transportasi udara di Indonesia.  Dilansir dari CNN pada Senin, (29/10), pascakecelakaan itu, Australia telah menyarankan para pejabat pemerintah dan kontraktornya untuk tidak naik Lion Air saat di Indonesia.

Artikel itu merujuk pada laman resmi Australia untuk para pelancong Negeri Kangguru. Yakni, smarttraveler.gov.au. Intinya, meminta agar para pejabat maupun kontraktor untuk tidak naik Lion Air terlebih dahulu. Setidaknya, sampai hasil investigasi penyebab jatuhnya Boeing 737 Max itu selesai.

“Setelah kecelakaan fatal dari Lion Air pada 29 Oktober 2018, pejabat pemerintahan Australia dan kontraktor di Indonesia telah diinstruksikan untuk tidak terbang menggunakan Lion Air atau anak perusahaannya yang beroperasi di luar Australia,” tulis pengumuman itu.

pesawat lion air jatuh, pesawat lion air, lion air jatuh,
Pada 2007, Uni Eropa melarang 51 maskapai penerbangan Indonesia dari wilayah udara, menyusul serangkaian kecelakaan dan kekhawatiran atas jatuhnya standar keamanan (Picture-Alliance)

Menurut Aviation Safety Network, Lion Air sempat masuk ke daftar hitam penerbangan Uni Eropa pada bulan Juli 2007. Namun Uni Eropa menghapus dari daftarnya pada Juni 2016.

Maskapai berbiaya rendah alias budget airlines memang banyak yang dilarang untuk terbang di wilayah udara Uni Eropa dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2007, Uni Eropa melarang 51 maskapai penerbangan Indonesia dari wilayah udara, menyusul serangkaian kecelakaan dan kekhawatiran atas jatuhnya standar keamanan. Pada tahun yang sama, sebuah Pesawat Garuda Indonesia dengan 140 orang di dalamnya melampaui landasan pacu di kota Yogyakarta di Indonesia dan terbakar, menewaskan 21 orang, termasuk lima warga Australia, dilaporkan Reuters.

Namun, secara bertahap, standar telah membaik dan operator maskapai besar, termasuk Lion Air, secara bertahap dihapus dari daftar hitam selama bertahun-tahun. 

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : (ina/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Australia Larang Pejabatnya dan Kontraktor di Indonesia Naik Lion Air