Penampakan Rumah Bawah Tanah yang Menakjubkan di Armenia

30/07/2018, 06:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Rumah bawah tanah suci Levon kini jadi tujuan destinasi di Armenia (AFP)
Share this image

JawaPos.com - Sebuah rumah di Armenia dalam beberapa tahun terakhir ini dikunjungi banyak wisatawan. Rumah tersebut memiliki banyak lorong dan terowongan yang kemudian dinamai rumah bawah tanah suci Levon.

Awalnya, Tosua Gharibyan hanya meminta suaminya untuk menggali bawah tanah rumah mereka sebagai tempat menyimpan kentang. Namun selain itu, dia melihat potensi lain yang menjadi salah satu daya tarik wisata utama di Armenia.

Rumah yang terletak di desa Arinj, berada di luar Ibu Kota Yerevan tersebut, sekilas tampak seperti rumah pada umumnya. Namun terbersit rahasia mengenai suami Gharibyan, Levon Arakelyan yang membuat bagian bawah tanah rumah tersebut berbeda dengan usahanya selama 23 tahun.

Rumah bawah tanah suci Levon kini jadi tujuan destinasi di Armenia (AFP)

Rumah dengan konsep bawah tanah yang menawan tersebut telah dikerjakan Levon pada 1995 silam. Tosya memandu para wisatawan menyusuri koridor yang menghubungkan tujuh ruangan yang dihiasi kolom-kolom serta ornamen Romawi seperti yang ada di fasad Gereja Armenia pada abad pertengahan.

Rumah bawah tanah Suci Levon kini jadi tujuan destinasi di Armenia. Tosya mengingat kembali memorinya di masa lalu saat sang suami yang bekerja keras selama 18 jam setiap harinya untuk menyelesaikan proyek terowongan bawah tanah di rumahnya tersebut.

"Ingatan utama masa kecil saya adalah ketukan keras palu ayah saya yang terdengar di malam hari dari gua," kata sang putri yang kini berusia 44 tahun, Araksya, seperti dilansir Channel News Asia.

Levon benar-benar mengerjakan segalanya sendiri, termasuk menarik 600 truk bermuatan batu dan tanah hanya dengan menggunakan ember. Namun sayang, Levon meninggal dunia pada 2008 pada usia 67 tahun akibat serangan jantung setelah menghancurkan dinding terakhir yang memisahkan dua terowongan.

(ce1/trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi