alexametrics

Turki Dilarang Cari Khashoggi di Sumur Taman Kediaman Konsul Saudi

29 Oktober 2018, 09:26:08 WIB

JawaPos.com – Para penyelidik Turki yang menyelidiki pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi akan menghadirkan jaksa terkemuka Arab Saudi dengan 150 halaman dokumen dan meminta penyelidikan bersama di kediaman Konsul Jenderal Arab Saudi di Istanbul.

Dilansir Al Jazeera pada Senin, (29/10), Jaksa Penuntut Saudi Saud Al Mojeb akan bertemu dengan Jaksa Penuntut Umum Yurki Irfan Fidan untuk membahas temuan terbaru dalam kasus Khashoggi, yang dibunuh di gedung konsulat pada 2 Oktober.

Perjalanannya ke Istanbul pada hari Minggu datang di tengah keluhan Turki tentang kurangnya kerja sama oleh pihak Saudi. Menurut sumber di kantor kejaksaan, Fidan akan meminta Al Mojeb untuk melakukan pencarian bersama di kediaman konsul jenderal.

Khashoggi, AS, arab saudi, trump, MBS, raja salman,
Jaksa Penuntut Saudi Saud Al Mojeb akan bertemu dengan Jaksa Penuntut Umum Yurki Irfan Fidan untuk membahas temuan terbaru dalam kasus Khashoggi (The Daily Star)

Namun, sumber itu mengatakan, ketika para penyelidik Turki pertama kali memasuki gedung itu pada pertengahan Oktober mereka tidak diizinkan untuk mencari tiga kamar yang telah dikunci oleh staf Saudi.

Polisi juga tidak diizinkan untuk mencari sumur sedalam 20 meter di taman tempat tinggal. Seperti diberitakan sebelumnya oleh media Turki, Saudi tidak membiarkan para penyelidik memanggil regu pemadam kebakaran untuk turun ke sumur, dan pencarian berakhir dengan polisi hanya dapat memperoleh beberapa sampel air.

Dalam pertemuan hari Senin, dokumen Turki yang akan dipresentasikan kepada Al Mojeb akan mencakup wawancara dengan 45 karyawan konsulat. Menurut sumber itu, file tersebut juga mengidentifikasi empat orang sebagai tersangka utama pembunuhan Khashoggi tetapi hanya tiga nama, Konsul Jenderal Saudi Mohammed Al Otaibi, ahli forensik Saleh Al Tubaiqi,  dan Maher Abdulaziz Mutreb, yang diidentifikasi sebagai bagian dari tim beranggotakan 15 orang yang dicurigai sebagai agen Saudi yang membunuh Khashoggi.

File ini juga berisi bukti dari TKP serta rekaman CCTV kendaraan diplomatik Saudi, juga akan mencakup empat percakapan telepon antara Khashoggi dan pejabat konsulat Saudi sebelum kunjungan 2 Oktober.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut Khashoggi mengalami pembunuhan politik terencana. Ia bersikeras, para tersangka harus diadili di Turki meskipun gedung konsulat itu adalah wilayah Saudi.

Narasi Arab Saudi seputar keadaan kematian Khashoggi telah berubah secara signifikan selama beberapa minggu terakhir. Setelah awalnya menyangkal tuduhan kalau Khashoggi tidak pernah meninggalkan konsulat, Riyadh kemudian mengakui bahwa wartawan itu tewas di dalam gedung, tetapi masih belum menyebutkan di mana tubuhnya berada. 

 

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (ina/JPC)



Close Ads
Turki Dilarang Cari Khashoggi di Sumur Taman Kediaman Konsul Saudi