alexametrics

Jaksa Saudi Tiba di Turki untuk Lakukan Investigasi Kasus Khashoggi

29 Oktober 2018, 18:05:58 WIB

JawaPos.com – Jaksa Penuntut Utama dari Arab Saudi telah tiba di Istanbul, Turki untuk melakukan investigasi atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Jaksa Syekh Saud al-Mojeb mendarat di Bandara Ataturk Istanbul dengan pesawat pribadi.

Dia diperkirakan akan bertemu dengan Jaksa Istanbul Irfan Fidan dan mengunjungi konsulat Saudi, tempat Khashoggi terbunuh.

Kontributor Washington Post yang berusia 59 tahun ini kerap mengkritik Pangeran Mahkota Mohammad bin Salman (MBS) yang dikenal sebagai pemimpin de facto Saudi. Khashoggi hilang setelah memasuki konsulat Saudi pada 2 Oktober untuk mendapatkan dokumen untuk pernikahannya dengan tunangannya di Turki.

Khashoggi, AS, arab saudi, trump, MBS, raja salman,
Kontributor Washington Post yang berusia 59 tahun ini kerap mengkritik Pangeran Mahkota Mohammad bin Salman (MBS) yang dikenal sebagai pemimpin de facto Saudi. Khashoggi hilang (Getty Images)

Laporan mengerikan di media Turki telah menuduh dia dibunuh dan dimutilasi oleh tim yang dikirim dari Arab Saudi untuk membungkamnya.

Jaksa Saudi melakukan perjalanan ke Istanbul setelah mengakui pekan lalu bahwa pembunuhan itu telah direncanakan sebelumnya. Pernyataan ini keluar berdasarkan bukti penyelidikan Turki.

Menteri Pertahanan AS Jim Mattis mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir telah berjanji Riyadh akan melakukan penyelidikan penuh.

“Kami membahasnya, ini demi kebutuhan transparansi, penyelidikan penuh dan lengkap. Ada perjanjian penuh dari Jubeir, dan tidak ada keberatan sama sekali,” kata Mattis dilansir dari AFP Senin (29/10). Dia menambahkan dia yakin bahwa penyelidikan Saudi akan mencakup temuan Turki.

Pihak berwenang Saudi telah menangkap 18 pria atas pembunuhan itu dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah meminta mereka diekstradisi untuk diadili di Turki. Namun, Riyadh telah menolak permintaan itu, mengatakan mereka akan dituntut di Arab Saudi.

Tubuh Khashoggi, yang dulunya orang dalam di lingkaran kerajaan Saudi, masih hilang. Erdogan menyalahkan pemerintah Saudi, telah meminta Riyadh untuk mengungkapkan lokasi tubuh, menunjukkan bahwa negaranya memiliki lebih banyak bukti untuk mengungkapkan tentang pembunuhan itu.

MBS sendiri telah mengecam pembunuhan itu dan mengatakan bahwa itu menjijikkan, dan dia pun mengaku tidak memiliki keterlibatan apa pun.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (iml/JPC)



Close Ads
Jaksa Saudi Tiba di Turki untuk Lakukan Investigasi Kasus Khashoggi