JawaPos Radar

Merkel Kunjungi 3 Negara Afrika Cegah Migrasi ke Eropa

29/08/2018, 15:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Merkel Kunjungi 3 Negara Afrika Cegah Migrasi ke Eropa
Kanselir Jerman Angela Merkel dijadwalkan melakukan tur tiga negara Afrika Barat yakni Senegal, Ghana, dan Nigeria (Reuters)
Share this

JawaPos.com - Kanselir Jerman Angela Merkel dijadwalkan melakukan tur tiga negara Afrika Barat yakni Senegal, Ghana, dan Nigeria, dengan upaya untuk pembatasan migrasi tidak teratur ke Eropa yang diharapkan mendominasi agendanya.

Dilansir Al Jazeera pada Rabu, (29/8), analis mengatakan, kunjungan tiga hari yang dimulai di Senegal pada hari ini menandai ketertinggalan Jerman yang tumbuh di bagian-bagian Afrika. "Afrika memiliki banyak konflik dan beberapa orang melarikan diri dari kondisi yang sangat, sangat sulit," kata Merkel.

"Tetapi kami juga tahu, di sisi lain, negara-negara Afrika bisa menjadi pasar yang baik. Negara-negara lain sudah sangat aktif di sini," ujar Merkel.

Senegal, Ghana dan Nigeria menghadapi beberapa rintangan tinggi dan memiliki peran penting untuk dimainkan dalam mencari solusi untuk konflik di kawasan itu.

Editor Kongo-Afrika di Afrika George Kibala Bauer mengatakan kepada Al Jazeera bahwa minat Merkel di Afrika adalah hasil dari tekanan politik yang besar terhadap dirinya, termasuk dari sekutu politiknya sendiri, karena dia merasa terbuka, mengenai kebijakan migrasi. "Ini tidak hanya dipertanyakan secara moral tetapi juga bisa dibilang salah arah," katanya.

Merkel telah menemukan mitra Afrikanya, Mahamadou Issoufou, Presiden Nigeria yang terpilih kembali pada tahun 2016. Ia merupakan mitra kunci dalam usahanya untuk mengekang migrasi tidak teratur ke Eropa, menjanjikan jutaan dolar kepada pemerintahnya.

Dia juga mendukung usulan Uni Eropa untuk membangun pusat-pusat penahanan di Afrika Utara, di mana para migran akan diproses. Rencana Uni Eropa, rinciannya masih kurang, telah dikecam oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia internasional dan pejabat PBB.

Dalam turnya, Merkel diharapkan untuk membahas pencegahan migrasi dengan para pemimpin Ghana, Senegal, dan Nigeria. Sebagian besar migran Afrika yang tiba di Jerman berasal dari negara-negara ini.

Merkel berharap menemukan cara untuk mencegah mereka memulai perjalanan mereka, termasuk menyediakan lebih banyak bantuan pembangunan ke negara mereka. "Ini mengejutkan dan mengecewakan banyak orang Eropa menghabiskan begitu banyak energi dan sumber daya untuk menghalangi migrasi."

"Banyak anak muda juga cemas bahwa banyak pemimpin Eropa gagal mengakui kontribusi yang dapat dilakukan para migran di masyarakat mereka," tambahnya.

(ina/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up