alexametrics

Meludah di Troli, Seorang Pria Positif Korona Terancam Hukuman Pancung

29 Maret 2020, 01:54:15 WIB

JawaPos.com –  Arab Saudi menanggapi kasus penyebaran korona (Covid-19) sebagai suatu hal yang sangat serius. Salah satu buktinya seperti dikutip dari Gulf News adalah, seorang pria yang diketahui positif terinfeksi korona terancam hukuman pancung karena dilaporkan sejumlah pekerja meludahi troli belanja di Provinsi Hail.

Ketika ditahan, pria yang berkewarganegaan asing yang tidak diungkapkan identitasnya itu kemudian dites, dan diketahui bahwa dia tepapar korona. Belum diketahui apakah sebelum dia meluda di sebuah pusat perbelanjaan, pria itu sadar bahwa dia sudah tertular korona.Namun, menurut situs berita Saudi, Ajel, dia telah melakukan kejahatan serius.

Jika nanti ditemukan fakta bahwa dia sebenarnya telah tertular korona sebelum meludah, dia bisa didakwa dengan pasal percobaan pembunuhan. Jika itu yang terjadi, bisa saja dia akan menghadapi hukuman mati. Itu berarti dia harus bersiap meregang nyawa di hadapan algojo yang bersiap menebaskan pedang jowhar yang berbentuk melengkung dan sangat tajam.

’’Perbuatan itu dalam kacamata agama dan hukum adalah kesalahan,’’ seru seorang sumber Adej. ’’Dia bisa dianggap menyebarkan virus korona, dan kemudian bisa membuat masyarakat panic,’’ tambahnya. Sumber itu juga mengingatkan, kalau dia terbukti bersalah, kejahatan itu bisa dihukum pancung.

Sementara itu, setelah pria itu diringkus, otoritas Saudi langsung memerintahkan semua yang sempat berada di toko itu untuk melakukan tes korona. Di sisi lain, aparat Saudi masih melakukan pengecekan melalui CCTV untuk mengetahui apakah orang itu juga telah menyebarkan virusnya di tempat lain. Di negeri tujuan ibadah haji itu sendiri, berdasarkan data dari John Hopkins University per Sabtu (29/3), ada 1.203 orang yang terinfeksi virus korona dengan korban meninggal 4 orang. (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan



Close Ads