
MIRROR
JawaPos.com - Penularan Covid-19 yang masif membuat banyak orang panik. Terlebih, pembatasan gerak berlaku di hampir semua negara terimbas, termasuk Sydney, Australia. Penduduk berlomba-lomba ke supermarket untuk menstok berbagai kebutuhan. Tisu toilet menjadi salah satu yang paling banyak dibeli.
Imbasnya, orang dengan daya beli rendah kelimpungan. Hazem Sedda tak mau hal tersebut terjadi di tokonya, Redfern Convenience Store. Karena itu, dia membuat kebijakan khusus. Beli banyak lebih mahal. Dilansir Mirror, satu pak tisu toilet dijual seharga USD 3,5 (sekitar Rp 56 ribu). Namun, jika membeli dua, tisu kedua seharga USD 99 atau setara Rp 1,6 juta.
Dengan aturan tersebut, satu orang akhirnya hanya membeli satu. Stok di tokonya tetap terjaga, tidak seperti di supermarket lainnya. Plus di label harga ditulisi tanda yang bakal membuat malu orang yang mau memborong. ”Jangan Tamak, Pikirkan Orang Lain.” Demikian bunyi tulisan di label itu.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Ih32bn8a9tk
https://www.youtube.com/watch?v=rrs_qit19fE
https://www.youtube.com/watch?v=uR_5CM0imGE

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
