alexametrics

Syria Minta AS Berikan Tanahnya Sendiri ke Israel

29 Maret 2019, 23:53:40 WIB

JawaPos.com – Duta Besar Syria untuk PBB Bashar Jaafari meminta Amerika Serikat (AS) menyerahkan beberapa negara bagiannya kepada  Israel, daripada memberikan tanah negara lain untuk mendapatkan bantuan lobi Israel, seperti yang dilakukannya dengan mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan. Padahal Golan milik Syria.

Pernyataan itu adalah teguran keras Jaafari yang disampaikannya pada pertemuan Dewan Keamanan PBB pada hari Rabu (27/3) kepada AS yang dinilai tak tahu diri dan melewati batas.

Jaafari mengatakan, pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan penawaran dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di PBB untuk menjilat dengan lobi kuat Israel di Amerika Serikat. Jaafari menyarankan, Washington sebaiknya menawarkan tanahnya sendiri untuk diberikan kepada Israel.

golan, dataran tinggi golan, syria, israel, as, trump, netanyahu,
Pemerintah Indonesia diwakili oleh Wakil Menlu A.M. Fachir juga menolak AS memberikan Dataran Tinggi Golan ke Israel sebab itu tanah Syria (Reuters)

“Anda dapat memberi mereka North dan South Carolina, misalnya, mengapa tidak? South Carolina adalah bagian besar dari tanah Amerika Serikat. Jadi, berikan Israel beberapa negara bagian AS jika pemerintahan ini benar-benar ingin mendapat dukungan Israel,” ujarnya seperti dimuat Russia Today.

“Jangan salah arah dengan berpikir bahwa suatu hari tanah ini akan menjadi milik Anda karena kemunafikan,” tegas Jaafari seperti dilansir RMOL.co (Jawa Pos Grup).  Dataran Tinggi Golan sendiri diketahui direbut oleh Israel selama perang Enam Hari 1967 dan secara resmi dianeksasi pada 1981 dalam sebuah langkah yang tidak diakui secara internasional.

Dalam pertemuan di markas PBB, New York, Pemerintah Indonesia diwakili oleh Wakil Menlu A.M. Fachir juga menolak AS memberikan Dataran Tinggi Golan ke Israel sebab itu tanah Syria. Ia menegaskan posisinya Indonesia yang menolak klaim Israel terhadap Dataran Tinggi Golan.

Dataran Tinggi Golan adalah bagian dari kedaulatan Republik Syria. “Indonesia menolak keras adanya pengakuan AS bahwa Dataran Tinggi Golan merupakan bagian dari Israel,” tegas Fachir.

“Tindakan ini tidak bisa diterima dengan standar apapun, khususnya Resolusi DK PBB,” tambahnya.

Tindakan ini diambil Indonesia guna menegakkan prinsip Piagam PBB tentang penghormatan atas kedaulatan dan integritas teritorial setiap negara, termasuk berbagai elemen yang terkandung dalam butiran resolusi Dewan Keamanan terkait Dataran Tinggi Golan, yakni Resolusi 242 (1967), 338 (1973) dan 497 (1981).

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum



Close Ads
Syria Minta AS Berikan Tanahnya Sendiri ke Israel