Pegunungan di Jepang Ini Populer bagi Penggemar Lumut

28/07/2018, 05:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Menurut Ahli Brologi terkemuka Jepang Masanobu Higuchi mengatakan, lebih dari 500 varietas dapat diamati di Pegunungan Yatsugatake saja (AFP)
Share this image

JawaPos.com - Seorang perempuan paruh baya di Jepang, Kaori Shibo menundukkan kepalanya dan mengintip melalui kaca pembesar. Dia sangat bergembira, setelah melihat objek di hutan di Jepang yaitu lumut.

"Oh, bayi sporophyte ini muncul! Aku belum pernah melihat ini sebelumnya," kata Shibo yang terpesona. Dia berteriak, kepalanya hampir cukup dekat untuk mencium batang pohon yang tumbang di hutan di Yatsugatake.

Dia sedang berjalan-jalan bersama sekitar 20 orang lainnya yang merupakan bagian dari komunitas di Jepang yang terobsesi dengan tanaman yang dikenal sebagai bryophytes, termasuk lumut, lumut hati, dan lumut tanduk.

"Ketika Anda menatap sepotong kecil hijau, Anda menemukan dunia yang luas berkembang dari sana," jelas sesama penggemar lumut Masami Miyazaki. "Ini seperti alam semesta mikro," kata pria berusia 42 tahun itu dilansir dari AFP Jumat, (27/7).

Kelompok ini menjelajah hanya beberapa hari memasuki musim hujan di Jepang. Cuaca seperti ini sempurna untuk melakukan ekspedisi untuk menemukan beberapa dari banyak lumut, lumut hati, lumut tanduk, dan lumut lebat yang melapisi pepohonan dan bebatuan hutan.

Hutan yang mengelilingi Danau Shirakomanoike dan menyebar di seluruh Pegunungan Yatsugatake Utara adalah tempat yang populer bagi penggemar tanaman mikro.

Menurut Ahli Brologi terkemuka Jepang Masanobu Higuchi mengatakan, lebih dari 500 varietas dapat diamati di Pegunungan Yatsugatake saja. "Saya tergila-gila dengan lumut bukan hanya karena bentuk dan warna mereka yang cantik," kata Shibo.

"Faktanya Anda dapat menemukan mereka di mana saja di sekitar Anda. Namun tidak pernah menyadari betapa luar biasanya mereka," tambahnya.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi