alexametrics

Air Dingin dan Keruh Jadi Kendala Penemuan Anak Ridwan Kamil

28 Mei 2022, 19:31:24 WIB

JawaPos.com – Muliaman Darmansyah Hadad, Duta Besar Indonesia untuk Swiss mengungkapkan, ada beberapa kendala dalam proses pencarian Emmeril Kahn Mumtadz, putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang hilang di sungai Aaree di Swiss sejak Kamis (26/5).

Muliaman menerangkan, proses pencarian Eril (nama panggilan Emmeril, Red), masih terus dilanjutkan. Namun di lapangan, ada sejumlah kendala yang dihadapi oleh tim SAR yang terdiri dari kepolisian Swiss, polisi sungai, pemadam kebakaran, dan tim medis.

“Pada saat itu suhu air Sungai Aaree diperkirakan sekitar 16 derajat Celsius dengan arus cukup kuat. Ini merupakan satu tantangan yang berat dalam proses pencarian Eril,” kata Muliaman pada konferensi pers, Sabtu (28/5).

Dia melanjutkan, selain faktor suhu yang dingin, kendala lainnya adalah kekeruhan air. Berdasarkan keterangan tim SAR setempat, air sungai Aaree yang merupakan lelehan salju dari puncak gunung pada beberapa kondisi memang bisa berubah-ubah sesuai faktor alam dan cuaca.

“Sekali lagi tentu saja penyelaman terutama disesuaikan dengan situasi, sebab kalau airnya keruh karena bekas hujan misalnya, atau bekas salju, karena danau dan Sungai Aaree ini airnya adalah datang dari salju yang meleleh, sehingga kemudian relatif dingin suhunya, ini jelas menyulitkan tim SAR,” lanjut Muliaman.

Biasanya salju membentuk kristal putih, hal ini menurut penuturan tim pencarian, membuat air sungai menjadi keruh. Bisa saja terlihat bersih dari atas permukaan, namun di kedalaman tidak bisa terlihat sama sekali.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads