alexametrics

Facebook Blokir Semua Unggahan yang Agungkan Supremasi Kulit Putih

28 Maret 2019, 12:04:53 WIB

JawaPos.com – Facebook akan menghapus dan memblokir semua kata-kata pujian, dukungan, terkait supremasi kulit putih dan separatisme. Instagram akan menyusul langkah yang sama pada pekan depan.

Facebook juga berjanji untuk meningkatkan kemampuannya mengidentifikasi dan memblokir materi dari kelompok-kelompok teroris, baik kelompok teroris sayap kanan, supremasi kulit putih maupun ekstremis agama tertentu.

Seperti dilansir BBC, Kamis (28/3), pengguna Facebook yang mencari istilah yang menyinggung akan diarahkan ke badan yang memerangi ekstremisme sayap kanan. Facebook mendapat tekanan kuat dari publik usai seorang pria menyiarkan serangan terhadap dua masjid di Selandia Baru.

penembakan masal, penembakan di masjid, masjid selandia baru, selandia baru, jerman, supremasi kulit putih, facebook,
Facebook sempat menyiarkan serangan teror oleh Brenton Tarrant di dua masjid Selandia Baru yang sudah dilihat lebih dari 4.000 kali sebelum dihapus (Heavy)

Facebook sebelumnya telah mengizinkan beberapa konten nasionalis kulit putih yang tidak dianggapnya rasis. Termasuk memberikan izin bagi pengguna Facebook untuk menyerukan penciptaan negara khusus etnis kulit putih.

Awalnya mereka menganggap nasionalisme kulit putih sebagai bentuk ekspresi yang dapat diterima setara dengan hal-hal lain seperti kebanggaan Amerika dan separatisme Basque yang merupakan bagian penting dari identitas masyarakat.

Namun dalam sebuah unggahan di blog disebutkan kalau nasionalisme dan kebanggaan terhadap kulit putih tidak dapat dipisahkan dari supremasi kulit putih dan kelompok kebencian yang terorganisir. Oleh karena itu Facebook memutuskan untuk menghapus semua unggahan yang mengagungkan supremasi kulit putih.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan, media sosial bukanlah tukang pos. Mereka harus menyortir material yang diunggah ke media sosial sebab memiliki dampak yang luas di masyarakat.

Facebook sempat menyiarkan serangan teror oleh Brenton Tarrant di dua masjid Selandia Baru yang sudah dilihat lebih dari 4.000 kali sebelum dihapus.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum



Close Ads
Facebook Blokir Semua Unggahan yang Agungkan Supremasi Kulit Putih