alexametrics

Varian Omicron Tembus 8 Ribu Kasus, Warga Korsel Protes Jam Malam

28 Januari 2022, 08:02:19 WIB

JawaPos.com – Korea Selatan melaporkan kasus infeksi Covid-19 mencapai 8 ribu kasus untuk pertama kalinya pada Selasa (25/1). Hal ini karena dipicu varian Omicron yang sangat menular dan menyebar dengan cepat. Dampaknya, Korsel memberlakukan aturan jam malam.

“Angka 8.571 pada melebihi puncak sebelumnya yakni 7.848 pada Desember 2021,” kata Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA).

Menurut otoritas berwenang, Omicron menjadi varian dominan di negara itu minggu lalu, meskipun kurang mematikan dibandingkan varian sebelumnya. Pemilik usaha kecil protes mendesak pemerintah untuk mencabut pembatasan. Menurut mereka jam malam hingga pukul 9 malam untuk pengunjung memicu kerugian.

“Saya belum mampu membayar sewa bulanan, jadi saya menghadapi tuntutan penggusuran dan harus memecat karyawan,” kata Yang Hee-kyoung, salah satu dari 300 pengunjuk rasa.

“Hidup makin sulit,” tambah Yang, yang mengelola sebuah bar di selatan kota Busan.

Lonjakan itu telah memicu kekhawatiran tentang kemungkinan gelombang infeksi baru menjelang liburan Tahun Baru Imlek ketika puluhan juta orang bepergian ke seluruh negeri untuk bertemu keluarga. Perdana Menteri Kim Boo-kyum telah mendesak warga agar tidak bepergian dan berkumpul.

Pejabat kesehatan Korsel mengatakan Omicron mungkin akan menyebabkan lebih dari 90 persen infeksi baru dalam dua hingga tiga minggu. Sementara jumlah kasus harian bisa mencapai 20 ribu hingga 30 ribu atau lebih.

Mulai Rabu (26/1), Korea Selatan memotong isolasi wajib untuk mereka yang sudah divaksinasi, yaitu dari 10 hari menjadi 7 hari. Korea Selatan, dengan populasi 52 juta, memiliki total infeksi 749.979 dan jumlah kematian 6.588. Lebih dari 95 persen orang dewasa telah divaksinasi lengkap dengan hampir 58 persen telah menerima dosis booster.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini: