alexametrics

CSULA Karantina Seluruh Mahasiswa Penghuni Kampus akibat Covid-19

27 September 2020, 22:06:49 WIB

JawaPos.com – Universitas Negeri California Long Beach (California State University Long Beach/CSULA) di California Selatan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (26/9) mengumumkan akan mengarantina semua mahasiswa penghuni kampus setelah lima mahasiswa yang menghadiri sebuah pertemuan dinyatakan positif Covid-19.

Dalam pernyataannya, Presiden CSULA Jane Close Conoley mengatakan bahwa keputusan itu diambil setelah para pejabat universitas pada Jumat (25/9) malam waktu setempat mengetahui bahwa sejumlah mahasiswa melanggar pedoman pencegahan Covid-19 universitas dengan menghadiri sebuah pertemuan di luar kampus, dan lima di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

“Kami telah mengarantina semua penghuni kampus dan, sejalan dengan ketentuan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Long Beach, (kami) akan segera melakukan tes pada semua mahasiswa,” papar pernyataan itu, seraya menambahkan bahwa CSULA akan menghentikan kegiatan belajar-mengajar secara langsung selama dua pekan dan meninjau jumlah karyawan di kampus.

Para pejabat berencana untuk membersihkan dan mendisinfeksi fasilitas kampus sesuai kebutuhan serta menyelidiki masalah perilaku mahasiswa yang berkaitan, ujar Conoley.

Pejabat tinggi kesehatan California pada Jumat mengatakan bahwa data terbaru Covid-19 di negara bagian itu mengkhawatirkan, karena itu bisa menjadi tanda awal yang menunjukkan datangnya gelombang kedua Covid-19.

Long Beach, sebuah kota pesisir dan pelabuhan di California Selatan, memiliki departemen kesehatan tersendiri dari sistem kesehatan masyarakat Los Angeles County. Menurut data terbaru yang dirilis kota itu, hingga Jumat tengah malam waktu setempat, terdapat 11.798 kasus terkonfirmasi di antara 460.000 penduduk.

Kampus CSULA seluas sekitar 130 hektare tersebut merupakan universitas terbesar ketiga dalam sistem Universitas Negeri California yang terdiri dari 23 universitas. CSULA mengatakan pihaknya telah mengadopsi pendekatan konservatif untuk semester musim gugur dengan sangat mengurangi jumlah mahasiswa di asrama dan jumlah kelas yang ditawarkan di kampus. (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Antara




Close Ads