JawaPos Radar

Penembakan Masal Terjadi Lagi di Florida 4 Tewas

27/08/2018, 10:14 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Penembakan Masal Terjadi Lagi di Florida 4 Tewas
Polisi mengatakan, empat orang tewas dan sedikitnya 10 orang terluka. Semua korban tewas di tempat kejadian, korban luka dibawa ke rumah sakit (Nepszava)
Share this image

JawaPos.com - Pada hari Minggu (26/8), penembakan terjadi di Kota Jacksonville, negara bagian Florida, Amerika Serikat. Dilansir Al Jazeera pada Senin, (27/8), penembakan itu terjadi pada hari Minggu di tempat makan, hiburan, dan belanja di tepi pantai di pusat Kota Jacksonville.

Polisi mengatakan, empat orang tewas dan sedikitnya 10 orang terluka. "Semua korban tewas di tempat kejadian. Kami juga telah memindahkan korban luka ke rumah sakit. Kami akan merilis jumlah pastinya nanti," kata Sheriff Mike Williams pada konferensi pers.

Tersangka yang ikut mati merupakan pria kulit putih yang belum diidentifikasi. "Kami tidak memiliki tersangka yang luar biasa saat ini. Kami menindaklanjutinya dalam beberapa jam,” ujarnya.

Penembakan Masal Terjadi Lagi di Florida 4 Tewas
AS sering mengalami penembakan masal (Reuters)

Serangan itu terjadi selama turnamen game online Madden 19 di GLHF Game Bar. Pemain menyaksikan serangan itu.

Media lokal News4Jax mengatakan, beberapa ambulans serta petugas pemadam kebakaran dan polisi berada di tempat kejadian. Jalan-jalan diblokir di pusat kota. Enam korban dibawa ke Rumah Sakit UF Health di Jacksonville, lima dalam kondisi stabil dan satu serius.

Juru Bicara Rumah Sakit Memorial Jacksonville, Peter Moberg mengatakan, mereka telah mengobati tiga korban, semuanya dalam kondisi stabil. Serangan itu terjadi di tengah perdebatan tentang Undang-undang senjata AS setelah pembantaian pada Februari 17 orang di sekolah menengah di Parkland, Florida.

Korban penembakan Parkland mengungkapkan kesedihan pada hari Minggu di berita tentang penembakan masal lainnya di negara bagian itu. "Sekali lagi, hati saya sakit dan saya semua sangat marah. Kami tidak bisa menerima ini sebagai kenyataan kami," Delaney Tarr, salah satu penyelenggara gerakan March for Our Lives yang dipimpin mahasiswa, menulis di Twitter.

(ina/iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up