alexametrics

PM Inggris Keluarkan Kebijakan Lawan Obesitas dengan Gowes

27 Juli 2020, 19:09:18 WIB

JawaPos.com – Obesitas membuat repot pemerintah Inggris. Tidak ingin fenomena itu berlanjut, Perdana Menteri (PM) Boris Johnson pun merumuskan formula unik untuk menekan angka obesitas. Formula itu adalah bersepeda.

Ya. Bersepeda atau gowes yang sedang tren di Indonesia tersebut menjadi pilihan Johnson sebagai mekanisme peluntur obesitas. Rencananya, pemerintah menyarankan para dokter menjadikan bersepeda sebagai salah satu obat. Dengan demikian, dokter bisa meresepkan bersepeda untuk pasien.

The Guardian melaporkan bahwa kebijakan itu akan resmi diumumkan Senin (27/7). Johnson, kabarnya, akan memberlakukan kebijakan tersebut di beberapa daerah dengan risiko obesitas yang tinggi. Dari sana, imbauan itu disebarkan secara bertahap ke wilayah-wilayah lain.

’’Biasanya, saya tak suka menggurui orang. Tapi, kita harus sadar bahwa memerangi obesitas adalah faktor penting mencegah penyakit. Termasuk virus korona,’’ ungkap pemimpin 56 tahun itu saat mengunjungi klinik dokter umum di London pada akhir pekan lalu.

Hasil penelitian medis menyebutkan bahwa obesitas meningkatkan risiko kematian pasien Covid-19. Padahal, 63 persen dari penduduk dewasa Inggris mempunyai berat badan di atas normal. Sementara itu, 28 persen penduduk dewasa Inggris sudah masuk kategori obesitas.

Saat menjadi wali kota London dan anggota parlemen, Johnson memang berangkat kerja dengan sepeda. Karena itulah, dia sangat mendukung program bersepeda sebagai upaya nyata menekan angka obesitas. Studi terbaru juga menunjukkan bahwa bersepeda bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

’’Faktanya, obesitas bisa meningkatkan risiko kematian pasien korona sebesar dua kali lipat. Pandemi ini jadi pengingat untuk mengubah pola makan dan olahraga’’ ujar Simon Stevens, kepala NHS England.

Saat ini pemerintah juga memikirkan cara untuk membuat penduduk nyaman bersepeda. Misalnya, dengan membuat jalur khusus sepeda dan area parkir sepeda yang aman.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (bil/c20/hep)

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads