alexametrics

Vaksin mRNA Tiongkok Diklaim Lebih Manjur dari Sinovac untuk Omicron

27 Juni 2022, 11:46:11 WIB

JawaPos.com – Tiongkok tengah mengembangkan kandidat vaksin Covid-19 dari Walvax Biotechnology menggunakan teknologi mRNA. Vaksin ini menjadi alternatif selain Sinovac yang menggunakan virus tak aktif. Vaksin mRNA Tiongkok diklaim memicu respons antibodi yang lebih kuat terhadap varian Omicron.

Vaksin tersebut diklaim lebih manjur sebagai dosis booster dibanding suntikan Sinovac, sesuai laporan data uji klinis. Hasil untuk ARCoV Walvax, yang belum ditinjau oleh rekan sejawat, muncul ketika persaingan untuk pasar booster Covid-19 semakin intensif di Tiongkok. Lebih dari setengah dari 1,4 miliar populasi sejauh ini telah menerima suntikan booster non-mRNA.

“Di antara 300 orang dewasa sehat yang divaksinasi dengan dua dosis, baik vaksin Sinovac atau Sinopharm, sekitar enam bulan sebelumnya, tingkat antibodi penetral terhadap Omicron pada mereka yang diberi penguat ARCoV adalah 4,4 kali lipat lebih tinggi daripada mereka yang menerima dosis ketiga Sinovac,” kata para peneliti di sebuah makalah.

ARCoV adalah kandidat mRNA COVID-19 Tiongkok yang diklaim paling canggih dalam hal kemajuan uji klinis. Namun, percobaan besar yang dimulai tahun lalu belum menghasilkan data kemanjuran tentang seberapa baik hal itu dapat mengurangi risiko penyakit atau kematian. Hal itu meningkatkan kekhawatiran investor mengenai apakah dan kapan suntikan itu akhirnya disetujui untuk digunakan.

Selain mengembangkan bersama ARCoV dengan Suzhou Abogen Bioscience dan Akademi Ilmu Kedokteran Militer, Walvax bermitra dengan startup RNACure yang berbasis di Shanghai untuk mengerjakan kandidat mRNA Covid-19. Sinopharm dan Sinovac juga menguji vaksin mereka untuk spesifik varian Omicron sebagai booster potensial.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini: