JawaPos Radar

AS Ancam Beri Sanksi Negara-negara Pengimpor Minyak Iran

27/06/2018, 15:16 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
AS Ancam Beri Sanksi Negara-negara Pengimpor Minyak Iran
Iran produksi minyak dunia (Al Arabiya)
Share this image

JawaPos.com - Setelah memutuskan untuk melepaskan diri dari perjanjian nuklir Iran 2015, Amerika Serikat (AS) mendesak negara-negara di dunia untuk berhenti membeli minyak Iran sebelum 4 November. Jika tak mau menghentikan pembelian minyak dari Iran, maka AS siap memberikan babak baru sanksi ekonomi.

Seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri AS memperingatkan negara-negara lain jika AS tidak akan memberikan keringanan dan menggambarkan pengetatan tali di Teheran sebagai salah satu prioritas keamanan nasional utama mereka.

Presiden AS Donald Trump telah menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran. Ia memaksakan kembali sanksi AS yang sebelumnya ditangguhkan sebagai imbalan untuk kontrol atas program nuklir Teheran, seperti dilansir The Times of Israel pada Rabu, (27/6).

AS Ancam Beri Sanksi Negara-negara Pengimpor Minyak Iran
Trump minta negara-negara lain tak impor minyak Iran (Reuters)

Atas tindakan yang diambil AS kini Washington turut serta meningkatkan tekanan kepada negara-negara lain untuk mengikuti langkahnya. Termasuk sekutu Eropa yang memohon kepada Washington untuk tetap berada dalam kesepakatan, serta para pelanggan utama minyak Iran yaitu India, Jepang, dan Tiongkok.

Kekuatan Eropa sebenarnya telah berusaha menegosiasikan pengecualian untuk perusahaan mereka. Namun yang dikatakan pejabat tersebut menegaskan bahwa Trump bermaksud untuk tetap dengan keputusannya pada batas waktu 180 hari yang berakhir 4 November mendatang.

"Saya akan ragu untuk mengatakan tidak ada pelepasan hingga nol. Namun kami tetap tidak memberikan keringanan. Ini merupakan tantangan bagi mereka, ini bukan mengenai negara yang mengimpor minyak dari Iran namun meminta mereka membuat perubahan kebijakan," papar pejabat senior AS.

Menurutnya, Tiongkok dan India juga akan dikenakan sanksi seperti negara lainnya yang mengimpor minyak dari Iran. AS dipastikan meminta agar impor minyak mereka mencapai nol. Sejak AS menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 tingkat ekonomi Iran semakin sengsara.

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up