Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 April 2026 | 21.28 WIB

Oman Serukan Upaya Diplomasi untuk Jamin Kebebasan Navigasi di Selat Hormuz

Iran dilaporkan kembali menutup Selat Hormuz hanya beberapa jam setelah jalur vital tersebut sempat dibuka. (UN News) - Image

Iran dilaporkan kembali menutup Selat Hormuz hanya beberapa jam setelah jalur vital tersebut sempat dibuka. (UN News)

JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi, menyerukan dilakukan upaya diplomasi untuk menjamin kebebasan navigasi yang berkelanjutan di tengah pembatasan pelayaran di Selat Hormuz. Badr Albusaidi mengatakan ia telah melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengenai Selat Hormuz, dan menggambarkan diskusi tersebut sebagai “baik”.

“Sebagai negara-negara pesisir, kami menyadari tanggung jawab bersama terhadap komunitas internasional serta kebutuhan kemanusiaan yang mendesak untuk membebaskan para pelaut yang telah ditahan terlalu lama,” tulisnya di platform media sosial X, dilansir dari Antara, Rabu (27/4).

“Diperlukan banyak diplomasi dan solusi praktis untuk memastikan kebebasan navigasi yang berkelanjutan,” tambahnya.

Araghchi tiba di Muscat pada Sabtu (25/4) dari Islamabad untuk melakukan pembicaraan dengan pejabat Oman di tengah upaya mediasi Pakistan guna mencapai kesepakatan antara Iran dan AS untuk mengakhiri konflik mereka.

Setelah kunjungan ke Oman, menteri luar negeri Iran itu kembali ke Pakistan pada Minggu untuk menggelar pembicaraan dengan pejabat setempat mengenai kemungkinan putaran kedua negosiasi dengan Washington. Ia kemudian bertolak dari Islamabad menuju Moskow untuk melakukan pembicaraan dengan pejabat Rusia.

Iran dan AS telah menggelar pembicaraan di Islamabad dua pekan lalu, namun gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik mereka.

Negosiasi tersebut berlangsung setelah Pakistan memediasi gencatan senjata selama dua pekan pada 8 April, yang kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump.

Meski upaya untuk menggelar putaran pembicaraan berikutnya masih berlangsung, sejumlah isu utama yang belum terselesaikan disebut mencakup Selat Hormuz, blokade AS terhadap pelabuhan Iran, serta uranium yang diperkaya oleh Iran.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore