
Mojtaba Hosseini Khamenei resmi terpilih jadi pemimpin tertinggi Iran mengganti peran sang ayah Ayatollah Ali Khamenei. (NDTV)
JawaPos.com - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat tampak belum ada obatnya bahkan cenderung terus meningkat. Paling baru, pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, melontarkan pernyataan keras yang tak hanya berisi ancaman militer, tetapi juga sindiran pedas kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui kantor berita pemerintah Iran, Khamenei memuji kekuatan militernya yang dinilai mampu bertahan dari tekanan Amerika Serikat dan Israel. Ia bahkan menyebut kedua negara tersebut sebagai simbol 'kesombongan' yang kini mulai runtuh di hadapan dunia.
Dilansir via Mirror, Khamenei secara terbuka menuding musuh-musuh Iran menunjukkan kelemahan. Ia menegaskan bahwa kekuatan militer Iran telah memperlihatkan 'kelemahan dan kehinaan' Amerika Serikat dan sekutunya di panggung global.
Ia menyatakan bahwa pasukan Iran tetap berdiri kokoh menghadapi apa yang disebutnya sebagai 'skema jahat Amerika', dengan dukungan penuh dari rakyat dan keyakinan ideologis yang kuat.
“Dengan dukungan ilahi dan rakyat, serta barisan yang solid, mereka berdiri bahu-membahu melawan pasukan di garis depan kekufuran dan kesombongan, memperlihatkan kelemahan dan kehinaan mereka kepada dunia,” ujar Khamenei.
Tak hanya itu, ia juga menyindir kekuatan militer AS dengan membanggakan serangan drone Iran yang disebutnya 'menyambar seperti kilat' ke target Amerika dan Israel.
Selain itu, Nada pernyataan Khamenei semakin keras ketika ia menegaskan bahwa angkatan laut Iran siap memberikan kekalahan baru kepada musuh-musuhnya. Pernyataan ini dianggap sebagai peringatan langsung kepada Washington di tengah meningkatnya eskalasi konflik.
Ia juga menyampaikan penghormatan kepada seluruh pasukan Iran, termasuk prajurit yang gugur dalam konflik yang disebutnya sebagai perang yang dipaksakan oleh Amerika dan rezim Zionis.
Sebagai informasi, Mojtaba Khamenei diketahui menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada awal konflik. Sejak saat itu, ia cenderung jarang tampil di publik, namun pernyataannya kali ini langsung mengguncang perhatian dunia.
Pernyataan tersebut juga muncul tak lama setelah Donald Trump menuai kontroversi akibat komentar tak pantas di atas panggung, yang disebut-sebut membuat audiens terdiam.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
