JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kaleidoskop Internasional 2017

Kudeta Turki Diperingati

26 Desember 2017, 12:00:59 WIB
Kudeta Turki Diperingati
Kudeta Turki (EPA)
Share this

JawaPos.com - Tanggal 15 Juli 2017 menjadi hari besar bagi rakyat Turki, yaitu hari peringatan percobaan kudeta oleh kelompok militer Turki yang ingin menurunkan kepemimpinan Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan.

Sekitar 250 orang tewas dan 2.196 orang terluka dalam peristiwa kudeta berdarah tersebut. Bahkan 150.000 pegawai negeri juga dipecat karena dianggap pro terhadap kudeta tersebut.

Erdogan ingin menyingkirkan faksi-faksi yang masih ingin dilakukan kudeta supaya habis sampai ke akarnya. Pemecatan pegawai negeri diikuti oleh penangkapan 50.000 orang lainnya yang dianggap setuju dengan kudeta. Namun para pengamat menilai ini sebagai pembungkaman terhadap penyampaian pendapat.

Kudeta Turki Diperingati
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Reuters)

Pada saat kudeta terjadi, Presiden Erdogan sebenarnya sedang sedang berlibur di sebuah resor di Marmari, pantai di Mediterania. Saat itu, personel militer Turki sudah menduduki lokasi strategis di seluruh Istanbul dan Ankara. Pasukan Turki bersenjata berat juga memasuki gedung stasiun televisi TRT yang dikelola negara dan menuntut penyiar berita membacakan pengumuman kudeta.

Tak mau kalah, Presiden Erdogan menghubungi rakyatnya dengan menggunakan aplikasi Facetime yang ada di iPhone. Ia menyuruh seluruh warga untuk menolak kudeta oleh militer.

Sampai saat ini, alasan kudeta belum terungkap. Namun, Erdogan dan para menteri Turki mencurigai adanya keterlibatan Ulama Fethullah Gulen dalam kudeta untuk menggulingkan Erdogan pada Juli 2016 lalu.

Gulen saat ini masih mengasingkan diri di Pennsylvania, Amerika Serikat. Ia sudah di sana sejak tahun 1999. Gulen membantah keterlibatannya dalam kudeta di Turki.

Washington sejauh ini menolak tuntutan dari Pemerintah Turki untuk mengekstradisi ulama itu. Gulen dulu merupakan teman Erdogan. Ia tak terima dengan tuduhan itu.

Editor           : Dyah Ratna Meta Novia
Reporter      : (AFP/BBC/iml/JPC)

Alur Cerita Berita

AS Akui Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel 26 Desember 2017, 12:00:59 WIB
Paddock Tembaki 59 Orang di AS Hingga Tewas 26 Desember 2017, 12:00:59 WIB
Kudeta Turki Diperingati 26 Desember 2017, 12:00:59 WIB
Catalunya Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol 26 Desember 2017, 12:00:59 WIB
Arab Saudi Bergerak Menuju Modernisasi 26 Desember 2017, 12:00:59 WIB
Serangan Bom Sepanjang 2017 26 Desember 2017, 12:00:59 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up