alexametrics

Respons WHO Terkait Munculnya Varian Covid-19 yang Melebihi Delta

26 November 2021, 18:07:53 WIB

JawaPos.com – Pandemi Covid-19 belum selesai. Setelah varian Delta memporak-porandakan dunia dan mengakibatkan banyak kematian, kini muncul varian baru yang lebih cepat menyebar. Varian yang disebut B.1.1.529 telah terdeteksi di Afrika Selatan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan sampai menggelar rapat untuk memantau varian baru dengan banyak mutasi pada protein lonjakan. WHO menjadwalkan pertemuan khusus pada Jumat (26/11) untuk membahas vaksin dan perawatan varian baru tersebut.

“Kami belum tahu banyak tentang ini. Yang kami tahu adalah bahwa varian ini memiliki sejumlah besar mutasi. Dan yang mengkhawatirkan adalah ketika memiliki begitu banyak mutasi, itu dapat berdampak pada bagaimana virus berperilaku,” kata pimpinan teknis WHO untuk Covid-19 dr. Maria Van Kerkhove seperti dilansir dari CNBC, Jumat (26/11).

Pemantauan varian baru datang ketika kasus Covid-19 melonjak di seluruh dunia menjelang musim liburan. WHO melaporkan hot spot di semua wilayah dan khususnya di Eropa.

Inggris mengumumkan akan melarang penerbangan dari enam negara Afrika, termasuk Afrika Selatan, mulai Jumat tengah hari. Badan Keamanan Kesehatan Inggris sedang menyelidiki varian baru.

“Ilmuwan Afrika Selatan telah mendeteksi lebih dari 30 mutasi pada protein lonjakan, bagian dari virus yang mengikat sel-sel dalam tubuh,” kata ilmuwan Afrika Selatan Tulio de Oliveira dalam konferensi pers yang diselenggarakan oleh Departemen Kesehatan Afrika Selatan.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani




Close Ads