alexametrics

Peneliti Tiongkok Klaim Bisa Edit DNA Bayi

26 November 2018, 16:23:25 WIB

JawaPos.com – Seorang peneliti di Tiongkok mengklaim, ia bisa mengedit DNA bayi-bayi yang akan lahir. Secara genetis ini yang pertama di dunia. Kabarnya, gadis kembar yang lahir pada bulan November ini, DNA nya telah diubah dan mampu mencetak ulang kehidupan.

Jika benar, ini akan menjadi ilmu pengetahuan yang baru dan mendalam. Seorang ilmuwan Amerika Serikat (AS) mengatakan,  ia mengambil bagian dalam pekerjaan tersebut di Tiongkok. Namun mengedit gen ini dilarang di AS karena perubahan DNA dapat menurun ke generasi mendatang dan berisiko membahayakan gen lainnya.

Banyak ilmuwan berpikir itu terlalu tidak aman untuk dicoba. Bahkan beberapa mencela laporan Tiongkok ini, yang sudah melakukan eksperimen terhadap manusia.

edit dna, bayi, dna, tiongkok,
Namun mengedit gen ini dilarang di AS karena perubahan DNA dapat menurun ke generasi mendatang dan berisiko membahayakan gen lainnya (Imago)

Peneliti, He Jiankui dari Shenzhen, mengatakan, dia mengubah embrio untuk tujuh pasangan selama perawatan kesuburan, dengan satu kehamilan sudah menghasilkan sejauh ini. Dia mengatakan, tujuannya bukan untuk menyembuhkan atau mencegah penyakit yang diwariskan, tetapi untuk mencoba memberikan sifat yang sedikit orang alami yakni kemampuan untuk melawan kemungkinan infeksi HIV/AIDS di masa depan.

Dia mengatakan, orangtua bayi tersebut menolak untuk diidentifikasi atau diwawancarai. Ia juga tidak akan mengatakan di mana mereka tinggal atau di mana pekerjaan itu dilakukan.

Tidak ada konfirmasi dari klaimnya, dan belum dipublikasikan di jurnal, di mana itu akan diperiksa oleh para ahli lainnya. Dia mengungkapkannya pada Senin (26/11) di Hong Kong kepada salah satu penyelenggara konferensi internasional tentang mengedit gen.

“Saya merasakan tanggung jawab yang kuat bahwa itu bukan hanya untuk membuat yang pertama, tetapi juga menjadikannya sebuah contoh,” katanya kepada AP.

“Masyarakat akan memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya dalam hal mengizinkan atau melarang sains semacam itu.”

Beberapa ilmuwan terkejut mendengar klaim itu dan mengutuknya. Namun, salah satu ahli genetika terkenal, George University, George Church, membela upaya pengeditan gen untuk mencegah infeksi HIV, yang ia sebut ancaman kesehatan masyarakat yang besar dan terus berkembang. “Saya pikir ini dapat dibenarkan,” katanya.

Dalam beberapa tahun terakhir para ilmuwan telah menemukan cara yang relatif mudah untuk mengedit gen. Alat, yang disebut CRISPR-cas9, memungkinkan untuk beroperasi pada DNA untuk memasok gen yang dibutuhkan atau menonaktifkan satu yang menyebabkan masalah.

Baru-baru ini dicoba pada orang dewasa untuk mengobati penyakit mematikan, dan perubahannya terbatas pada orang itu. Mengedit sperma, telur atau embrio berbeda. Di AS, itu tidak diizinkan kecuali untuk penelitian laboratorium. Sementara itu, Tiongkok melarang kloning manusia tetapi tidak secara khusus melarang mengedit gen.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (iml/JPC)

Close Ads
Peneliti Tiongkok Klaim Bisa Edit DNA Bayi