JawaPos Radar

Shinzo Abe Bersedia Bertemu Pemimpin Musuh Bebuyutannya, Kim Jong Un

26/09/2018, 15:13 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
shinzo abe, kim jong un, jepang, korut,
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan, ia bersedia bertemu dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un. Padahal, tahun lalu Abe sempat berbicara di PBB bahwa jendela diplomasi untuk Korut telah ditutup (Reuters)
Share this

JawaPos.com - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan, ia bersedia bertemu dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un. Padahal, tahun lalu Abe sempat berbicara di PBB bahwa jendela diplomasi untuk Korut telah ditutup. Dia sekarang lebih terbuka namun tetap berhati-hati.

Dia mengatakan, setiap pertemuan puncak akan dikhususkan untuk menyelesaikan perselisihan selama puluhan tahun atas penculikan warga sipil Jepang oleh Korut. Ini adalah sebuah isu yang sangat menyentuh bagi sebagian besar masyarakat Jepang.

"Untuk menyelesaikan masalah penculikan, saya juga siap untuk memecahkan cengkeraman ketidakpercayaan bersama dengan Korut. Memulai dengan awal yang baru dan bertemu langsung dengan Kim Jong Un," kata Abe saat di PBB, Selasa, (26/9).

shinzo abe, kim jong un, jepang, korut,
Spekulasi telah meningkat bahwa Abe kemungkinan dapat bertemu dengan Kim. Kim dilaporkan mengatakan kepada Trump selama KTT mereka pada bulan Juni di Singapura bahwa ia bersedia berbicara dengan musuh (Anadolu)

"Tetapi jika kita ingin ada pertemuan, maka saya memutuskan bahwa itu harus berkontribusi pada resolusi masalah penculikan," katanya.

Korut menculik sejumlah warga Jepang pada 1970-an dan 1980-an untuk melatih mata-mata rezim dalam bahasa dan budaya Jepang. Mantan Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi melakukan perjalanan dua kali ke Pyongyang untuk menjalin hubungan baru dengan pendahulu Kim Jong Un yakni Kim Jong Il. Ia diberitahu oleh Korut bahwa korban penculikan yang tersisa telah mati.

Spekulasi yang merebak, Abe kemungkinan dapat bertemu dengan Kim. Kim dilaporkan mengatakan kepada Trump selama KTT di Singapura pada Juni lalu bahwa ia bersedia berbicara dengan musuh bebuyutannya, Jepang.

Apalagi Presiden Korea Selatan Moon Jae In juga telah mendekati Kim. Ketakutan memuncak bagi Jepang kalau resolusi akan ditutup sepenuhnya jika tak ada pembicaraan lebih lanjut.

(ce1/iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up