JawaPos Radar

Serangan Bom Bunuh Diri di Syria Tewaskan 221 Orang

26/07/2018, 14:25 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Serangan Bom Bunuh Diri di Syria Tewaskan 221 Orang
Serangan bom di Syria bunuh ratusan korban (Gulf News)
Share this

JawaPos.com - Jumlah korban tewas akibat serangan bom bunuh diri yang dilakukan Daesh alias ISIS di Provinsi Sweida telah meningkat menjadi 221 orang. Rangkaian pengebom bunuh diri termasuk pengebom motor tersebut menyerang di pasar yang sibuk.

Sweida, terletak di selatan Syria, menjadi target Daesh untuk melepaskan bom bunuh diri. Observatorium Syria untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris Rami Abdel Rahman mengatakan, jumlah korban dari serangan tersebut meningkat menjadi setidaknya 221 korban tewas.

Daesh melancarkan serangan bom bunuh diri di Kota Sweida yang merupakan ibu kota provinsi. Selain itu, wilayah tersebut juga dihuni oleh minoritas Syria Druz, banyak anggota kelompok militan yang berada di sejumlah desa Provinsi Sweida.

Serangan Bom Bunuh Diri di Syria Tewaskan 221 Orang
ISIS masih terus melakukan serangan bom di berbagai belahan dunia (Reuters)

Serangan tersebut terkoordinasi dengan baik yang kemudian menjadi serangan terburuk selama beberapa bulan terakhir. Kelompok Daesh memang sudah menyebabkan banyak kekacauan di Syria beberapa tahun terakhir.

Serangan langka di Sweida terjadi di tengah serangan pemerintah di tempat lain di selatan negara itu. Pasukan pemerintah sedang berjuang melawan kelompok teroris dekat perbatasan dengan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, yang lokasinya berdekatan dengan perbatasan dengan Yordania.

Seperti dilansir Gulf News, Daesh telah dikalahkan secara telak di Syria dan Irak. Namun mereka masih memiliki beberapa wilayah yang masih di bawah kendalinya, yaitu Syria Timur dan di selatan negara itu.

Salah satu stasiun TV yang dikelola Al Ikhbariya memperlihatkan gambar dari beberapa lokasi di provinsi dan ibu kota yang menjadi lokasi para pelaku peledakan diri. Atas aksi tersebut, belum diketahui kelanjutannya karena tidak ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas pengeboman tersebut.

(ce1/trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up