alexametrics

Jejak Agenda Pangeran Charles Sebelum Dinyatakan Positif COVID-19

26 Maret 2020, 13:28:11 WIB

JawaPos.com – Pangeran Charles dinyatakan positif terkena virus Korona jenis baru atau COVID-19. Berdasar itu, sejumlah agenda dari Pangeran Charles dibatalkan. Tentu saja ayah dari Pangeran William dan Pangeran Harry itu rentan tertular lantaran padatnya agenda yang harus dia kerjakan selama ini.

Dilansir dari Vanity Fair, para pembantu kerajaan mengatakan bahwa Pangeran Charles sebelumnya tetap menjalankan tugas-tugas kerajaan seperti biasa meski krisis akibat Coronavirus mulai terjadi di Inggris. Namun, keesokan harinya, Clarence House mengumumkan serangkaian pembatalan atas nama sang pangeran, terutama perjalanan ke Jordania yang dijadwalkan akan dilakukan bersama sang istri, Camilla, Duchess of Cornwall.

Pada Rabu (25/3), mereka mengumumkan bahwa Pangeran Charles telah positif Coronavirus dan menunjukkan gejala COVID-19 yang ringan di Birkhall, rumahnya di perkebunan Balmoral, Skotlandia. Bagi Charles, seperti semua orang, segalanya berubah dengan cepat akhir-akhir ini.

Media lokal melacak aktivitas dan agenda Pangeran Charles dalam 15 hari terakhir. Sebelumnya dia bertemu Pangeran Albert dari Monako saat makan siang pada 10 Maret 2020 sebelum kepala negara Monako itu juga dinyatakan positif terkena virus Korona.

Pangeran Charles terakhir bertemu ibunya, Ratu Elizabeth yang berusia 93 tahun pada 12 Maret 2020. Dan keduanya dilaporkan berpelukan beberapa saat sebelum Pangeran Charles pergi makan malam dalam acara penggalangan dana.

Setelah makan malam itu, Charles tidak menghadiri pertemuan publik apa pun. Namun, Charles tetap melakukan pertemuan pribadi selama sepekan terakhir.

Menurut laporan Times, 13 Maret 2020 juga merupakan hari ketika Charles dan Camilla pindah dari apartemen London di Clarence House ke rumah mereka di Gloucestershire, Highgrove. Pasangan itu menetap di Highgrove selama lebih dari seminggu. Di sana Charles terus bekerja, berkomunikasi dengan stafnya secara digital. Times melaporkan bahwa Charles mulai merasakan gejala yang berkaitan dengan Coronavirus sebelum terbang dari Highgrove ke Birkhall pada Minggu (22/3).

“Gejala-gejalanya tidak cukup jelas,” kata seorang sumber kepada Times.

Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon juga memberi perhatian khusus pada kabar tersebut. Sekarang Charles mengisolasi diri di Birkhall, menggunakan kamar terpisah dari Camilla, yang sudah dites dan dinyatakan negatif. Sejumlah karyawan mereka juga mengasingkan diri di rumah mereka sendiri. Menurut Times, dokter yang menangani Charles memastikan bahwa kasusnya ringan, dan dia tidak terbaring di tempat tidur.

Saksikan video menarik berikut ini:

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads