alexametrics

Imbas Korona, Pentagon Tangguhkan Pergerakan Pasukan AS di Luar Negeri

26 Maret 2020, 20:39:19 WIB

JawaPos.com – Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Mark Esper mengeluarkan perintah bagi pasukan AS di luar negeri untuk menghentikan pergerakan hingga 60 hari mendatang demi membatasi penyebaran coronavirus baru di kalangan militer, seperti diberitakan sejumlah media.

Dalam wawancaranya dengan Reuters  seperti dikutip Antara pada Rabu (25/3), kepala Pentagon tersebut memaparkan perintah itu berlaku bagi semua pasukan AS, personel sipil, dan keluarga mereka, sembari mengungkapkan bahwa akan ada beberapa pengecualian.

Lebih lanjut, Esper menuturkan bahwa penarikan pasukan AS di Afghanistan tetap berjalan. Berdasarkan perjanjian antara AS dengan Taliban yang diteken bulan lalu, AS akan memangkas jumlah tentaranya di Afghanistan menjadi 8.600 tentara dalam kurun waktu 135 hari. Saat ini, ada sekitar 13.000 tentara AS di negara tersebut.

Sejumlah pengecualian itu mungkin juga termasuk kapal-kapal angkatan laut yang dijadwalkan kembali ke AS, menurut CNN, seraya menambahkan bahwa perintah tersebut akan memengaruhi 90.000 jadwal pengerahan yang telah direncanakan, termasuk jadwal pemulangan dan pengerahan tentara ke luar negeri.

Pentagon pada hari yang sama juga menaikkan level Kondisi Perlindungan Kesehatan (Health Protection Condition/HPCON) ke level “Charlie” atau level tertinggi kedua di semua instalasi Departemen Pertahanan AS di seluruh dunia, yang di antaranya menginstruksikan pembatalan pertemuan-pertemuan berskala besar dan menerapkan prosedur kerja dari rumah.

Hingga 25 Maret pukul 05.00 pagi waktu setempat, Departemen Pertahanan AS melaporkan 435 kasus penyakit korona (Covid-19). Seorang kontraktor di Badan Kerja Sama Keamanan dan Pertahanan (Defense Security Cooperation Agency/DSCA) AS pada Sabtu (21/3) lalu meninggal dunia akibat penyakit itu, menjadikannya kasus kematian korona pertama yang terkait dengan Pentagon. (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan



Close Ads