alexametrics

Jika Terjadi Perang Nuklir, Rusia Siap Serang Fasilitas Militer AS

26 Februari 2019, 11:59:27 WIB

JawaPos.com – Televisi Pemerintah Rusia membeberkan, Rusia menjadikan fasilitas militer Amerika Serikat (AS) sebagai target penyerangan, jika terjadi serangan nuklir. Pihaknya mengatakan, rudal hipersonik Rusia dapat mengenai AS dalam waktu kurang dari lima menit.

Laporan tidak biasa ini disiarkan pada Minggu (24/2) malam, beberapa hari setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, Moskow siap secara militer seperti perang rudal Kuba jika AS menginginkannya.

Dengan meningkatnya ketegangan di tengah kekhawatiran Rusia kalau AS mungkin akan meluncurkan rudal nuklir jarak menengah di Eropa, ketika perjanjian kontrol senjata era Perang Dingin telah ditinggalkan AS.

perang nuklir, rusia, as, nuklir, rudal,
Putin mengatakan, Rusia tidak menginginkan perlombaan senjata baru, tetapi juga telah membuka retorika militernya. Pentagon mengatakan, ancaman Putin hanya membantu mempererat NATO (AFP)

Putin mengatakan, Rusia dipaksa untuk merespons dengan menempatkan rudal nuklir hipersonik pada kapal selam di dekat perairan AS. Jika AS menempatkan rudal di Eropa.

AS mengatakan, pihaknya tidak memiliki rencana segera untuk meluncurkan rudal seperti itu di Eropa dan telah mengabaikan peringatan Putin sebagai propaganda yang kurang baik. Saat ini AS juga tidak memiliki rudal nuklir jarak menengah berbasis darat yang dapat ditempatkan di Eropa.

Seperti dilansir Reuters, (25/2), Putin mengatakan, Rusia tidak menginginkan perlombaan senjata baru, tetapi juga telah membuka retorika militernya. Pentagon mengatakan, ancaman Putin hanya membantu mempererat NATO.

“Setiap kali Putin mengeluarkan ancaman-ancaman bom ini dan mempromosikan perangkat kiamatnya yang baru, ia seharusnya tahu bahwa ia hanya memperdalam tekat NATO untuk bekerja sama untuk memastikan keamanan kolektif kami,” kata Juru Bicara Pentagon, Eric Pahon.

Beberapa analis melihat pendekatannya sebagai taktik untuk mencoba melibatkan kembali Amerika Serikat dalam pembicaraan tentang keseimbangan strategis antara kedua kekuatan, yang telah lama didorong oleh Moskow, dengan hasil yang beragam.

Dalam siaran Minggu malam, Dmitry Kiselyov, presenter acara berita TV mingguan utama Rusia ‘Vesti Nedeli’, menunjukkan peta Amerika Serikat dan mengidentifikasi beberapa target yang menurutnya akan dihantam Moskow jika terjadi perang nuklir.

Sasaran, yang digambarkan oleh Kiselyov sebagai pusat komando atau militer AS, juga termasuk Fort Ritchie, pusat pelatihan militer di Maryland yang ditutup pada 1998, McClellan, pangkalan Angkatan Udara AS di California ditutup pada 2001, dan Jim Creek, pangkalan komunikasi angkatan laut di negara bagian Washington.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum

Copy Editor :

Jika Terjadi Perang Nuklir, Rusia Siap Serang Fasilitas Militer AS