alexametrics

Waduh, Trump akan Diperiksa

26 Januari 2018, 06:00:11 WIB

JawaPos.com – Dugaan adanya intervensi Rusia dalam pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) yang memenangkan Donald Trump sebagai Presiden AS terus diselidiki jaksa. Trump akan diperiksa terkait kasus itu.

Jaksa Khusus Robert Mueller dilaporkan akan mengajukan permintaan untuk memeriksa Presiden AS itu. Trump akan diperiksa terkait pemecatan Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) James Comey dan penasihat keamanan nasional yang diduga berhubungan dengan Rusia, Michael Flynn. Comey dipecat Trump setelah menolak memberi kelonggaran kepada Flynn.

Bentuk pemeriksaan masih dalam tahap diskusi awal. Namun, beredar kabar, kemungkinan Trump tidak akan memenuhi panggilan itu dalam waktu dekat. Sebab ada beberapa hal yang perlu dinegosiasikan.

Waduh, Trump akan Diperiksa
AS (Reuters)

Pengacara Trump menginginkan jawaban kliennya atas pemeriksaan itu hanya dalam bentuk tertulis. Tapi, bisa juga pemeriksaan dilakukan dengan kombinasi antara tanya jawab lisan dan tulisan, atau bahkan hanya berupa tatap muka.

Trump sendiri diduga menghalang-halangi penegakan hukum dengan meminta Comey memberi kelonggaran terhadap Flynn. Sang Presiden kemudian memecatnya ketika Comey menyatakan keberatan.

“Mungkin Mueller semakin yakin soal menghalang-halangi penegakan hukum, apakah itu tindak pidana, apakah pelanggaran yang bisa berujung pemakzulan, atau apakah tindakan itu tidak berarti apa-apa,” tutur Michael Zeldin, eks anak buah Mueller di Kementerian Kehakiman, Selasa, (23/1) waktu setempat.

Seperti dilansir RMOL.co, sebelumnya Mueller sudah memeriksa Jaksa Agung AS, Jeff Sessions, salah satu pendukung Trump di Kongres AS.

Departemen Kehakiman menyatakan, Jaksa Agung Amerika itu telah diwawancarai minggu lalu. Jeff anggota pertama kabinet Presiden Donald Trump yang diinterogasi.

Tim Mueller sendiri telah memeriksa Comey dan Flynn. Ketiga orang ini bisa mengungkap informasi yang dibutuhkan terkait percakapan dengan Trump. Pemeriksaan ketiganya menyiratkan, setidaknya salah satu aspek penyelidikan telah mendekati tahap akhir.

Dugaan menghalang-halangi penegakan hukum yang dilakukan Trump sudah berkembang pesat. Tim Mueller juga disebut mempunyai banyak bukti dari sumber lain. Di antaranya, hasil pemeriksaan, surat elektronik, dan kesaksian pihak lain.

Tim kemungkinan besar juga sudah tahu jawaban apa yang akan dilontarkan Trump membuatnya tidak bisa berbohong.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (ce1/iml/met/JPC)

Waduh, Trump akan Diperiksa