alexametrics

Covid-19 Melonjak, Dokter di Rusia Geram, Surati Tokoh Antivaksin

25 November 2021, 13:33:29 WIB

JawaPos.com – Para dokter di Rusia geram. Angka penularan dan kematian akibat Covid-19 terus meroket. Meski begitu, banyak penduduk Negeri Beruang Merah yang enggan divaksin. Saat ini baru sekitar 37 persen penduduknya yang sudah divaksin penuh. Salah satu penyebabnya adalah kelompok antivaksin yang getol memengaruhi penduduk.

Saat ini Rusia duduk di posisi kelima dengan kasus terbanyak secara global. Penularan harian mencapai 35 ribu sampai 40 ribu kasus. Angka kematiannya sudah tembus di atas 1.200-an.

Tak ingin kondisi itu terus berlanjut, 11 dokter kenamaan dari berbagai kota membuat surat terbuka, Rabu (24/11). Para dokter tersebut mengundang aktor, penyanyi, dan para politikus yang memiliki pandangan antivaksin. Bukan diundang untuk diskusi tentu saja. Melainkan pergi ke zona merah di beberapa rumah sakit untuk melihat sendiri dampak pandemi. Sebagian besar rumah sakit di Rusia saat ini memang kewalahan menerima pasien.

Selama ini para tokoh publik itu telah menyebarkan pandangan antivaksin di dunia maya. Imbasnya, banyak penduduk yang enggan disuntik. Padahal, Rusia telah mengembangkan beberapa vaksin buatan mereka sendiri. Salah satunya adalah Sputnik V.

Dokter Denis Protsenko yang terkenal di Rusia mengungkapkan, saat ini semua dokter sibuk akibat pandemi. Mengingat banyaknya orang yang membaca dan mendengarkan para tokoh tersebut, para dokter akan meluangkan waktu untuk mengawal para tokoh antivaksin. Mereka bakal diajak melalui zona merah, unit perawatan intensif, dan departemen patologi rumah sakit.

”Mungkin setelah itu Anda akan mengubah pendapat Anda dan lebih sedikit orang yang akan mati,” bunyi surat terbuka yang juga ditandatangani Protsenko tersebut sebagaimana yang dikutip Agence France-Presse.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (sha/c14/bay)




Close Ads