alexametrics

Bocah 8 Tahun Korban Terbaru Tabrakan Parade Natal di AS

25 November 2021, 16:04:44 WIB

JawaPos.com – Korban jiwa penabrakan dalam parade Natal di Waukesha, Wisconsin, AS, bertambah menjadi enam orang. Jackson Sparks, bocah 8 tahun yang dirawat karena luka-luka, akhirnya meninggal Selasa (23/11). Dia menjadi korban termuda. Kakaknya, Tucker Sparks, yang masih berusia 12 tahun juga terluka parah. Mereka berdua dirawat di rumah sakit anak Wisconsin.

Sebelum meninggal, Jackson sempat menjalani operasi otak. Saat ini kondisi lebih beruntung dialami sang kakak. ”Dengan kuasa Tuhan, Tucker secara ajaib terus membaik dan akan diperbolehkan pulang,” bunyi pernyataan di situs GoFundMe yang dibuat untuk membantu para korban. Dilansir CNN, korban luka yang sebelumnya dilaporkan berjumlah 48 orang juga naik menjadi 62 orang. Beberapa korban luka masih kritis. Lima penari di parade masih berada di ICU.

Pelaku penabrakan, Darrell Brooks, disidang Selasa. Dia memakai rompi antipeluru dan tampak menangis. Pria 39 tahun itu dijerat dengan lima dakwaan pembunuhan secara disengaja. Jaksa Susan Opper mengungkapkan bahwa dengan kematian Jackson, dakwaan pembunuhan terhadap Brooks akan bertambah.

Hingga saat ini, motif pembunuhan yang dilakukan Brooks belum jelas. Dugaan awal menunjukkan, dia melarikan diri dari konfrontasi di tempat lain. Polisi yang berhadapan dengan Brooks pada awal insiden mengungkap bahwa dia mengemudi secara zig-zag untuk menghindari kendaraan lain dan seperti sengaja menabrak orang-orang. Wajahnya tanpa emosi ketika menabrak kerumunan di parade.

Komisioner Pengadilan Kevin Costello menetapkan uang jaminan untuk Brooks sebesar USD 5 juta atau setara dengan Rp 71,36 miliar. Nominal itu sengaja dibuat besar agar Brooks tak mampu membayar. Hakim menduga bahwa dia berpeluang melarikan diri jika sampai bebas dengan uang jaminan.
”Sepanjang karier saya yang begitu lama, saya tidak pernah melihat kejadian seperti ini,” tegas Costello.

Meski terbilang sadis, jaksa tidak menuntut Brooks dengan dakwaan terorisme. Brooks beberapa pekan sebelumnya ditangkap di dekat Milwaukee karena melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Dia memukul dan mengejar perempuan yang menjadi ibu anaknya. Saat itu dia bebas dengan uang jaminan minimal USD 1.000 atau Rp 14,3 juta.

Brooks sudah berkali-kali keluar masuk penjara dengan jaminan ringan. Dia beberapa kali didakwa karena melakukan pelanggaran narkoba ringan, menolak penangkapan, tidak membayar tunjangan anak, dan sejumlah kekerasan.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (sha/c7/bay)




Close Ads