alexametrics

Penuhi Kesepakatan, SDF Mundur dari Perbatasan Syria-Turki

25 Oktober 2019, 20:02:56 WIB

JawaPos.com – Pasukan Kurdi mulai mundur Kamis (24/10). Mereka meninggalkan posisi di perbatasan Syria-Turki. Hal itu sesuai dengan kesepakatan yang dicapai pemerintah Turki, Rusia, dan Syria Selasa (22/10) di Sochi, Rusia. Dengan kesepakatan tersebut, militer Kurdi yang tergabung dalam Syrian Democratic Forces (SDF) harus menjauh setidaknya 30 kilometer dari perbatasan. Batas waktunya Selasa (29/10).

”Saya tidak percaya Sari Kani (Ras Al Ain, Red) telah jatuh,” ujar Samira, warga Kurdi penduduk Tal Tamr, seperti dikutip Agence France-Presse. Dia menunggu pasukan SDF lewat dan mengibarkan benderanya. Penduduk sekitar ingin memberikan penghormatan terakhir kepada para pejuang Kurdi yang mempertahankan wilayahnya.

Kepala Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) Rami Abdel Rahman mengungkapkan, SDF telah mundur dari posisinya di antara Derbasiyeh dan Amuda, Hasakeh. Militer Rusia kini berpatroli di perbatasan. Mereka mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pasukan AS sekaligus mengawasi penarikan pasukan SDF.

Kesepakatan dengan Rusia dan Syria itu berbuah manis bagi Turki. Keinginan Turki untuk mendapatkan zona aman di perbatasan dua negara tercapai. Pemerintah AS juga mencabut sanksi yang sebelumnya dijatuhkan kepada negeri yang terletak di dua benua tersebut. AS menilai bahwa gencatan senjata di Syria sudah permanen sehingga hukuman bagi Turki bisa dicabut.

”Sanksinya akan dicabut, kecuali ada hal yang membuat kami tak senang,” ujar Presiden AS Donald Trump.

Sementara itu, situasi di Syria mulai normal. Kemarin Museum Nasional yang terletak di Aleppo kembali dibuka. Museum arkeologi itu tutup sejak 2013 karena perang.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (sha/c11/dos)



Close Ads