alexametrics

Ditolak Trump, Migran Amerika Tengah Nekat Masuki AS

25 April 2018, 14:15:08 WIB

JawaPos.com – Puluhan migran Amerika Tengah dari sekitar 600 orang yang melakukan perjalanan melalui Meksiko tiba di kota perbatasan AS-Meksiko, Tijuana pada Selasa, (24/4), malam. Meski ada peringatan larangan menuju Amerika Serikat (AS), namun mereka tak mau mendengarkan.

Dua bus penuh berisi pria, perempuan, dan anak-anak tiba pada sore hari di Tijuana. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah memerintahkan para pejabat untuk mengusir para migran tersebut dari AS.

Kedatangan para migran tumpah ke jalan-jalan ke arah San Diego. Terlihat mereka berjalan melintasi penghalang berkarat, jembatan. Mereka kelelahan setelah melakukan perjalanan yang dimulai sebulan lalu di dekat perbatasan selatan Meksiko dengan Guatemala.

Sementara itu, empat bus lain sedang berjalan menuju utara dari Hermosillo, kota sejauh 432 mil di selatan perbatasan. Para migran tersebut telah tiba dan tertahan selama berhari-hari, seperti dilansir Reuters, Rabu, (25/4).

Para migran berasal dari Guatemala, El Salvador, dan Honduras. Mereka sering mendapatkan ancaman mematikan atau penganiayaan politik di negaranya masing-masing sehingga mereka berharap menerima suaka di AS.

Namun harapan mereka untuk mendapatkan suaka di AS mulai meredup, setelah Pemerintah AS merilis pernyataan kalau mereka harus kembali ke negaranya. AS yang dipimpin Trump menolak kedatangan para migran.

Koordinator dari kelompok hak migran Pueblo Sin Fronteras, Rodrigo Abeja telah mengatur para migran selama beberapa tahun. Ia mengatakan, para migran tersebut berencana untuk berkumpul kembali sebelum membuat keputusan. “Mereka akan menunggu semua orang yang mencari suaka untuk bersama.”

Kelompok migran ketiga telah tinggal di Meksiko sambil menunggu pemrosesan visa selama setahun oleh pihak imigrasi di Hermosillo.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (iml/trz/JPC)


Close Ads
Ditolak Trump, Migran Amerika Tengah Nekat Masuki AS