alexametrics

Pemilu Thailand, Partai Pro-Militer Raup Banyak Suara

25 Maret 2019, 12:45:22 WIB

JawaPos.com – Thailand menyelenggarakan pemilihan umum sejak tentara berkuasa lima tahun lalu pada Minggu (25/3). Dalam pemilu tersebut, partai politik promiliter di Thailand meraup banyak suara.

Lebih dari 90 persen surat suara dihitung, Partai Palang Pracha Rath telah memperoleh 7,6 juta suara, setengah juta lebih dari suara yang diperoleh partai oposisi Pheu Thai. Pheu Thai berhubungan dengan mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra.

Seperti dilansir BBC, Minggu (25/3), pengumuman hasil resmi ditunda hingga Senin. Namun sepertinya partai pro-militer akan membentuk pemerintahan di bawah pemimpin saat ini, Jenderal Prayuth Chan Ocha. Chan Ocha memimpin kudeta yang menggulingkan saudara perempuan Thaksin Yingluck Shinawatra pada 2014.

Hasil awal tidak terduga, dengan Partai Palang Pracha Rath (PPRP) awalnya diprediksi oleh banyak orang akan di posisi ketiga.

Dilansir dari AFP via BBC, Lebih dari 50 juta orang memenuhi syarat untuk memilih, tetapi jumlah pemilih dilaporkan hanya 64 persen.

Perlu diketahui, Thailand telah dilanda ketidakstabilan politik selama bertahun-tahun. Setelah merebut kekuasaan, tentara berjanji untuk memulihkan ketertiban dan demokrasi, tetapi telah berulang kali menunda pemungutan suara.

Menjelang pemilihan, Raja Thailand Maha Vajiralongkorn mengeluarkan pernyataan yang mendesak untuk menciptakan perdamaian dan ketertiban selama proses pemilihan. Pernyataan itu ditayangkan di televisi nasional pada Sabtu malam, mendesak para pemilih untuk mendukung orang-orang baik.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum



Close Ads
Pemilu Thailand, Partai Pro-Militer Raup Banyak Suara