alexametrics

Jalan May Bawa Inggris Laksanakan Brexit Kian Berat

25 Maret 2019, 23:00:03 WIB

JawaPos.com – Mengganti perdana menteri tidak akan membantu. Pernyataan itu dilontarkan oleh Menteri Keuangan Inggris Philip Hammond kemarin (24/3), pascaberedarnya isu bahwa Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May didesak untuk meletakkan jabatan.

Namun pihak yang meminta May mundur bukan orang luar. Melainkan justru orang-orangnya sendiri. Yaitu, para senior Partai Konservatif dan menteri-menteri di kabinetnya.

Berdasar pemberitaan beberapa media lokal, mereka ingin Wakil PM David Lidington atau Menteri Lingkungan Michael Gove menggantikan May untuk sementara. Hammond sebelumnya diduga sebagai salah satu anggota Tory –sebutan untuk Partai Konservatif– yang menginginkan May mundur. Namun, dia menampik tudingan tersebut.

”Itu tidak benar sama sekali,” tegasnya. Lidington juga ikut menampik kabar bahwa dirinya menginginkan kursi May. Namun, kabar telanjur berembus kencang. The Sunday Times menyebutnya sebagai ‘kudeta’anggota kabinet untuk melengserkan pemimpin 62 tahun tersebut.

Jalan May untuk membawa Inggris keluar dari UE alias Brexit memang kian berat. Akhir pekan lalu sekitar satu juta penduduk Inggris turun ke jalan.

Itu adalah aksi terbesar selama satu dekade ini. Mengusung slogan Put It to the People alias serahkan kepada rakyat, mereka menuntut pemerintah kembali menggelar referendum. Massa membawa spanduk dengan berbagai slogan dan bendera Uni Eropa. Mereka ingin Inggris rujuk dengan Eropa.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (sha/c11/sof)

Copy Editor :

Jalan May Bawa Inggris Laksanakan Brexit Kian Berat