alexametrics

Dua Pesawat Angkatan Udara Rusia Tiba di Venezuela Angkut Tentara

25 Maret 2019, 12:34:27 WIB

JawaPos.com – Dua pesawat angkatan udara Rusia mendarat di bandara utama Venezuela pada hari Sabtu (24/3). Pesawat itu membawa seorang pejabat pertahanan Rusia dan hampir 100 tentara.

Hubungan Caracas dan Moskow semakin menguat di tengah krisis Venezuela. Sebuah situs web pelacakan penerbangan menunjukkan, dua pesawat berangkat dari bandara militer Rusia menuju Caracas pada hari Jumat, dan situs pelacakan penerbangan lainnya menunjukkan, satu pesawat meninggalkan Caracas pada hari Minggu.

Laporan itu muncul tiga bulan setelah kedua negara mengadakan latihan militer di Venezuela yang disebut Presiden Nicolas Maduro sebagai upaya memperkuat hubungan. Namun Washington mengkritiknya sebagai upaya perluasan pengaruh Rusia di wilayah tersebut.

pesawat, pesawat angkatan udara, rusia, venezuela, krisis venezuela,
Maduro pekan lalu mengatakan, Rusia akan mengirim obat ke Venezuela, tanpa menjelaskan bagaimana obat itu akan tiba. Dia menambahkan, Moskow pada bulan Februari telah mengirim sekitar 300 ton bantuan (Reuters)

Reporter Javier Mayorca menulis di Twitter, pesawat pertama Rusia membawa Vasily Tonkoshkurov, Kepala Staf Angkatan darat. Sedangkan pesawat kedua Rusia yang datang merupakan pesawat kargo yang membawa 35 ton bahan-bahan.

Seperti dilansir Haaretz, Minggu (24/3), sebuah jet penumpang Ilyushin IL-62 dan pesawat kargo militer Antonov AN-124 berangkat ke Caracas pada hari Jumat dari bandara militer Rusia Chkalovsky. Pesawat itu berhenti di sepanjang jalan di Syria, menurut situs pelacakan penerbangan Flightradar24.

Pesawat kargo meninggalkan Caracas pada Minggu sore, menurut Adsbexchange, situs pelacakan penerbangan lainnya. Seorang saksi mata dari Reuters melihat sesuatu tampak sebagai jet penumpang di Bandara Maiquetia pada hari Minggu.

Belum terbukti mengapa pesawat datang ke Venezuela. Kementerian Informasi Venezuela belum memberi komentar.

Kementerian Pertahanan Rusia dan Kementerian Luar Negeri tidak membalas pesan untuk komentar. Juru Bicara Kremlin juga tidak menjawab permintaan komentar.

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengenakan sanksi yang melumpuhkan pada industri minyak Venezuela guna menurunkan Maduro dari kursi kekuasaan. Ia bahkan menyerukan para pemimpin militer Venezuela untuk meninggalkannya.

Maduro pekan lalu mengatakan, Rusia akan mengirim obat ke Venezuela, tanpa menjelaskan bagaimana obat itu akan tiba. Dia menambahkan, Moskow pada bulan Februari telah mengirim sekitar 300 ton bantuan kemanusiaan.

Venezuela pada bulan Februari memblokir konvoi bantuan kemanusiaan dari AS yang dikoordinasikan dengan tim pemimpin oposisi Juan Guaido.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum



Close Ads
Dua Pesawat Angkatan Udara Rusia Tiba di Venezuela Angkut Tentara