alexametrics

Dubes Jose Tavares Kunjungi Tatarstan untuk Pererat Diplomasi Ekonomi

24 November 2021, 11:25:46 WIB

JawaPos.com – Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Jose Tavares, melakukan kunjungan ke Presiden (setingkat Gubernur) Republik Tatarstan, Rustam Minnikhanov di Kazan, Rusia pada Senin (22/11). Hal itu dilakukan guna meningkatkan jangkauan diplomasi RI ke berbagai wilayah di Rusia. Pemerintah Indonesia dengan Tatarstan memiliki sejarah kerja sama cukup lama dan erat di berbagai bidang antara lain ekonomi, perdagangan, pariwisata, dan sosial-budaya.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Tatarstan atas kerja sama yang selama ini telah terjalin dan juga fasilitasi yang diberikan kepada Indonesia dalam berbagai acara yang diselenggarakan di Kazan,” ungkap Dubes Tavares dalam pertemuan.

Presiden Tatarstan kemudian menyampaikan harapan agar kunjungan Dubes Tavares menambah dampak positif bagi kerja sama ke depannya. Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Dubes Tavares menekankan bahwa misi utama yang diamanatkan oleh Pemerintah Indonesia adalah mengembangkan kerja sama ekonomi dengan
Tatarstan.

Salah satu kerja sama yang sudah terjalin adalah partisipasi Indonesia dalam Kazan Summit dan Russian Halal Expo. Pada 2021 ini, Indonesia ikut berpartisipasi dan membuka Paviliun Indonesia, menampilkan produk dari 3 (tiga) perusahaan/UMKM Indonesia yaitu Koperasi Produsen Tapusmas, PT. Jabbaru Indonesia, dan CV. Kopi Prabu.

Tidak hanya berhenti di situ, Dubes Tavares menyampaikan ada 2 kontrak bisnis yang dihasilkan dari Kazan Summit dan Russian Halal Expo Tahun 2021 yaitu Koperasi Produsen TAPUSMAS dengan kontrak pembelian kopi Arabika Pokiringan Coffee dan PT Sahabat Mitra Strategis dengan kontrak pembelian produk Sagoo Mee.

“Potensi transaksi dari 2 (dua) kontrak dagang dimaksud diperkirakan senilai USD 720.000 dalam 1 (satu) tahun,” ungkap Dubes Tavares.

Merujuk kepada output yang dihasilkan, Presiden Tatarstan langsung mengundang Indonesia untuk dapat berpatisipasi dalam Kazan Summit dan Russian Halal Expo pada 2022 mendatang. Presiden Tatarstan juga menyampaikan bahwa potensi kerja sama lain yang bisa dikembangkan dengan Indonesia adalah saling kunjung pengusaha Indonesia-Tatarstan, penyelenggaraan acara olahraga, kunjungan wisata religi, pertukaran pelajar, dan riset TIK.

“Sangat yakin bahwa tahun depan potensi bisnis akan lebih tinggi melihat kondisi perekonomian dunia semakin pulih dari pandemi,” tandas Minnikhanov.

Selain itu, Presiden Tatarstan juga menyampaikan bahwa pada 2022, merupakan peringatan 1.100 tahun masuknya Islam di Rusia. Untuk itu, Dewan Urusan Agama (Council for Religious Affairs) Rusia menurut rencana akan memperingatinya dengan berbagai acara yang sebagian besar akan dilaksanakan di Tatarstan dan berharap Indonesia juga bisa ikut berpartisipasi.

“Pada 21 Mei 2022, Tatarstan akan merayakan peringatan 1.100 tahun masuknya Islam ke Rusia dan saya harap delegasi Indonesia untuk datang dan ikut berpartisipasi,” ungkap Minnikhanov.

Terhadap undangan tersebut, Dubes Tavares yakin bahwa delegasi Indonesia akan ikut berpartisipasi. Untuk Kazan Summit dan Russian Halal Expo, KBRI Moskow akan mendatangkan perusahaan-perusahaan asal Indonesia. Sedangkan untuk peringatan 1.100 tahun masuknya Islam ke Rusia, KBRI Moskow akan mendatangkan wakil dari Kementerian/Lembaga dan pemuka agama Islam di Indonesia.

“Kerja sama dengan Tatarstan menjadi lebih berkembang tidak hanya dalam hal ekonomi, perdagangan, dan bisnis tetapi juga dalam bidang sosial-budaya dan pendidikan,” harap Dubes
Tavares.

Selain bertemu Presiden Tatarstan, dalam kunjungan tersebut, Dubes Tavares juga bertemu Wakil Kepala Agensi Pengembangan Perdagangan dan Investasi (TIDA), Marina Epifantseva dan KADIN Tatarstan. Dalam pertemuan, Dubes Tavares menyampaikan harapan agar TIDA tetap dapat mendukung partisipasi Indonesia pada Kazan Summit dan Russian Halal Expo 2022.

Dukungan tersebut utamanya untuk membebaskan biaya pendaftaran, pengaturan visa untuk delegasi Indonesia, dan memobilisasi pengusaha Rusia untuk mengunjungi paviliun Indonesia termasuk menghadiri Forum Bisnis. Sementara itu, dengan KADIN Tatarstan, Dubes Tavares membahas peluang bisnis industri halal antara pengusaha asal Tatarstan dengan Indonesia.

Tatarstan merupakan salah satu Subjek Federal (Negara Bagian atau Provinsi) Rusia dengan berpenduduk Muslim terbanyak di Federasi. Rusia. Ibu kota Republik Tatarstan adalah Kazan.

Editor : Edy Pramana




Close Ads