alexametrics

Erdogan Sebut Pejabat Saudi Sudah Rencanakan Pembunuhan Khashoggi

24 Oktober 2018, 06:35:31 WIB

JawaPos.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa pembunuhan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggu telah direncanakan oleh pejabat Saudi beberapa hari sebelumnya. Hal itu ia katakan pada pidatonya untuk menelanjangi kasus kolumnis Washington Post ini pada Selasa, (23/10).

“Pada tanggal 28 September, Khashoggi tiba di konsulat Arab Saudi untuk memilah-milah dokumen pernikahannya,” kata Erdogan saat pidato di parlemen Turki.

“Sepertinya pada waktu itu mereka (para pejabat Arab Saudi) mulai merencanakan peta dan jalan untuk pembunuhannya,” tambahnya. Beberapa pejabat meninggalkan Turki dan melakukan perjalanan ke Arab Saudi, menurutnya itu menunjukkan mereka merencanakan pembunuhan itu.

Khashoggi, AS, arab saudi, trump, MBS, raja salman,
Erdogan menyebut pembunuhan itu sebagai 'pembunuhan politik'. Dia mendesak orang-orang yang terlibat dari negara lain juga harus dimasukkan dalam penyelidikan (Picture-Alliance)

Erdogan menyebut pembunuhan itu sebagai ‘pembunuhan politik’. Dia mendesak orang-orang yang terlibat dari negara lain juga harus dimasukkan dalam penyelidikan.

Setelah tekanan dari internasional yang kuat, Saudi akhirnya mengakui bahwa Khashoggi terbunuh di dalam Konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober. Namun kematiannya disebabkan oleh baku hantam selama interogasi.

Erdogan menyebut Khashoggi dibunuh secara biadab. Dia menambahkan bahwa Turki akan melanjutkan penyelidikan sampai semua pertanyaan telah dijawab.

“Mengapa mereka (tim Saudi) datang ke Istanbul, atas instruksi oleh siapa,” kata Erdogan. “Arab Saudi harus menjelaskan mengapa Arab Saudi tidak membiarkan para penyelidik masuk ke konsulat hingga beberapa hari kemudian,” katanya.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (iml/JPC)

Copy Editor :

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Erdogan Sebut Pejabat Saudi Sudah Rencanakan Pembunuhan Khashoggi