alexametrics

Korea Utara: Seruan untuk Nyatakan Akhir Perang Korea Terlalu Dini

24 September 2021, 12:05:26 WIB

JawaPos.com – Seruan Korea Selatan untuk mendeklarasikan berakhirnya secara resmi Perang Korea masih terlalu dini, kata Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Thae Song seperti dikutip media pemerintah KCNA, Jumat (24/9).

Menurut Ri Thae Song, seruan berakhirnya Perang Korea terlalu dini karena tidak ada jaminan bahwa hal itu akan mengarah pada penarikan “kebijakan bermusuhan Amerika Serikat” terhadap Pyongyang.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Selasa mengulangi seruan untuk mengakhiri Perang Korea secara resmi dalam pidatonya di Majelis Umum PBB.

Moon juga mengusulkan agar kedua Korea dengan Amerika Serikat, atau dengan Amerika Serikat dan Tiongkok, membuat semacam deklarasi untuk pengakhiran perang itu.

Kedua Korea secara teknis masih berperang setelah konflik 1950–1953 saat itu berakhir dengan gencatan senjata antara kedua pihak, dan bukan perjanjian damai.

“Tidak ada yang akan berubah selama keadaan politik di sekitar DPRK (Korea Utara) tetap tidak berubah dan kebijakan permusuhan AS tidak diubah, meskipun penghentian perang dinyatakan ratusan kali,” kata Ri kepada KCNA. Dia menggunakan nama resmi Korea Utara, yakni Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK). “Penarikan AS dari standar ganda dan kebijakan bermusuhan adalah prioritas utama dalam menstabilkan situasi dan memastikan perdamaian di Semenanjung Korea,” ujarnya, seperti dikutip dari Reuters.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: