JawaPos Radar

Banjir Kerala, Pemerintah India Tolak Semua Bantuan Asing

24/08/2018, 15:33 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
banjir kerala
Kerusakan di Kerala mencapai sekitar Rs 20 ribu crore. Namun atas keputusan pemerintahan pusat untuk tidak menerima tawaran bantuan keuangan dari negara-negara asing (Channel News Asia)
Share this

JawaPos.com - India bersikeras menolak bantuan asing untuk rekonstruksi banjir Kerala yang menewaskan ratusan orang. Dilansir dari Deccan Chronicle pada Rabu (22/8), Chief Minister Kerala Pinarayi Vijayan mengumumkan bahwa Uni Arab Emirates (UAE) telah menjanjikan bantuan sebesar USD 100 juta untuk rekonstruksi negara. Sumber mengatakan, pemerintah pusat telah memutuskan untuk menolak semua bantuan keuangan dari negara-negara asing.

Vijayan mengatakan, Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi, memanggil Perdana Menteri Narendra Modi dan menawarkan bantuan.

Sumber di New Delhi mengatakan, pemerintah telah mengambil keputusan yang dianggap hanya mengandalkan upaya domestik untuk mengatasi tantangan akibat banjir tersebut.

banjir kerala,
India bersikeras menolak bantuan asing untuk rekonstruksi banjir Kerala yang menewaskan ratusan orang (AFP)

Kerala telah berjuang setelah banjir besar yang menyebabkan 223 mati dalam dua minggu. Pada hari Senin, Kementerian Dalam Negeri menyatakan banjir Kerala, yang terburuk dalam 100 tahun, bencana alam yang parah.

Kerusakan di Kerala mencapai sekitar Rs 20 ribu crore. Namun atas keputusan pemerintahan pusat untuk tidak menerima tawaran bantuan keuangan dari negara-negara asing, sumber mengatakan bahwa New Delhi ingin menyampaikan bahwa negara itu mampu menangani situasi banjir sendiri, secara finansial dan logistik.

Menurut beberapa laporan, bahkan pemerintah sebelumnya telah menolak bantuan asing pada tahun 2013 ketika banjir melanda Uttarakhand. Pemerintah Modi tampaknya juga telah berkomunikasi dengan semua kedutaan posisinya karena tidak menerima bantuan keuangan asing untuk tragedi Kerala.

Dalam sebuah pesan untuk misi India, pemerintah mengatakan, "Jika pemerintah asing menawarkan bantuan, Anda dapat menyatakan terima kasih atas sentimen tulus dan kemauan untuk membantu."

(ina/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up