JawaPos Radar | Iklan Jitu

Semangat Kampanye Cegah Perubahan Iklim Lewat Film Mantan Wapres AS

24 Agustus 2017, 10:13:07 WIB | Editor: Muhammad Syadri
Semangat Kampanye Cegah Perubahan Iklim Lewat Film Mantan Wapres AS
Pemutaran perdana film An Inconvenient Sequel: Truth to Power (Istimewa/dok The Climate Reality Project Indonesia)
Share this

JawaPos.com - Ajakan mencegah perubahan iklim bagi para generasi penerus dan umat manusia lebih mudah dilakukan lewat film. Caranya dengan melakukan pemutaran perdana film An Inconvenient Sequel: Truth to Power. Film ini adalah sekuel dari An Inconvenient Truth, film dokumenter tentang perubahan iklim, yang dibawakan oleh mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore.

Guna mendorong momentum kesepakatan Paris 2015 yang bersejarah untuk memerangi perubahan iklim, The Climate Reality Project Indonesia dan para mitranya, bekerja sama dengan Paramount Pictures mengadakan pemutaran perdana film tersebut. Pemutaran perdana film ini di Jakarta dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari artis, komunitas film, ilmuwan, pejabat pemerintah, mahasiswa, dosen, perusahaan swasta, BUMN, aktivis dan jurnalis.

Pada An Inconvenient Truth yang pertama, Al Gore dengan gayanya yang menarik, berhasil meyakinkan masyarakat bahwa pemanasan global itu nyata. Penyebab utamanya adalah manusia, dan pengaruhnya sangat dahsyat jika tidak segera disikapi. Pada An Inconvenient Sequel: Truth to Power yang baru rilis 2017 ini, Al Gore lebih membangkitkan semangat dan solusi yang menunjukkan seberapa dekat manusia dengan revolusi energi.

Film ini juga banyak menceritakan upaya Al Gore melanjutkan perjuangannya yang tak kenal lelah berkeliling dunia melatih pejuang iklim serta mempengaruhi kebijakan iklim internasional. Banyak momen-momen pribadi maupun publik yang lucu dan getir, saat dia mengejar gagasan inspirasional bahwa perubahan iklim dapat diantisipasi. Asalkan masyarakat dunia mau berkomitmen bersama-sama memperjuangkannya.

“Pemutaran film ini merupakan momen unik untuk mengumpulkan teman dan jaringan, serta meminta mereka untuk membantu meyakinkan semua kalangan, bahwa krisis iklim adalah isu yang harus diperhatikan saat ini dan masa mendatang,” kata Manager The Climate Reality Project Indonesia, Amanda Katili Niode dalam keterangan tertulis, Kamis (24/8).

Bersama dengan diluncurkanya film, Al Gore juga diterbitkan buku dengan judul yang sama. Al Gore mengumpulkan penelitian mutakhir dari para ilmuwan terkemuka di seluruh dunia, ditambah cerita pengalaman dan hasil pengamatan pribadi yang dilengkapi dengan lebih dari 200 foto dan ilustrasi visual, untuk mendokumentasikan pemanasan global secara luas.

Bedah buku juga akan diselenggarakan dalam Booktalk An Inconvenient Sequel: Truth to Power pada hari ini, Kamis (24/8) di Periplus Plaza Indonesia. Pembina Climate Leader Indonesia, Kartini Sjahrir mengatakan berbagai rangkaian kegiatan yang direncanakan ini, adalah kesempatan berharga untuk membantu masyarakat meningkatkan kesadaran global.

"Mempercepat solusi global terhadap krisis iklim dengan melakukan aksi yang dibutuhkan di setiap lapisan masyarakat," ungkapnya.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up