alexametrics

Terlelap Tidur, Penumpang Air Canada Terkunci dalam Pesawat Gelap

24 Juni 2019, 16:09:29 WIB

JawaPos.com – Ada-ada saja kisah penumpang pesawat yang satu ini. Seorang wanita bernama Tiffani Adams. Dia terkunci sendirian dalam pesawat yang gelap lantaran terlelap tidur.

Sebagaimana dikutip dari laman TheGuardian, Senin (24/6), Tiffani Adams berada dalam pesawat Air Canada dari Quebec dengan tujuan Toronto, Amerika Serikat (AS). Dia menyebut telah mengalami ‘mimpi buruk’ dan terbangun di sebuah pesawat kosong yang gelap beberapa jam setelah mendarat di Bandara Pearson pada 9 Juni lalu.

Kisahnya dibagikan dalam sebuah posting oleh temannya, Deanna Noel-Dale, di laman Facebook Air Canada. Adams menyatakan dalam posting-annya 19 Juni lalu itu bahwa dia telah menempati salah satu baris kursi kosong di pesawat tersebut. Pesawat memang tak penuh dengan seperempat kursi di antaranya kosong. Dia kemudian tidur setelah setengah jam terbang.

“Saya bangun sekitar tengah malam (beberapa jam setelah penerbangan mendarat) dan hawa dingin masih terasa di kursi saya,” kata Adams. “Dalam kegelapan total, sebagai seseorang dengan gangguan kecemasan seperti saya, saya dapat memberi tahu kalian bagaimana menakutkannya ini,” tutur wanita yang takut gelap itu.

Dia juga menyebut bahwa ketika terperangkap di pesawat, teleponnya mati. Wanita itu pun bertambah panik ketika dia mencoba mengisi daya teleponnya yang tetapi sia-sia karena daya pesawat juga mati.

Adams pun terus berusaha mencari jalan keluar di sekitar pesawat yang gelap. Dia mencoba menggunakan kamar mandi kemudian mencoba menggunakan walky talky ke radio untuk meminta bantuan. Namun itu sia-sia. Dirinya kemudian menemukan senter di kokpit pesawat. Adams lantas membuat beberapa ‘sinyal SOS mencolok’ keluar jendela.

Atas upayanya itu, seorang anggota kru bandara yang mengendarai truk bagasi melihatnya. Setelah berkoordinasi dengan pihak maskapai, bantuan kemudian datang dan pintu pesawat berhasil dibuka.

“Saya benar-benar melangkahkan kaki saya keluar dari pesawat. Dia bertanya bagaimana mereka meninggalkan saya di pesawat,” kata Adams.

Setelah keluar, penumpang itu disambut seorang pejabat Air Canada dan memberinya tumpangan pulang. Adams mengatakan Air Canada memanggilnya dua kali untuk meminta maaf dan menyatakan telah membuka penyelidikan atas kasusnya itu.

“Aku belum banyak tidur sejak teror malam yang berulang dan bangun dengan cemas dan takut aku sendirian terkunci di tempat gelap,” ungkap Adams.

Ilustrasi: penumpang pesawat malah membuka pintu darurat yang dikira pintu toilet. (Independent)

Sementara dikutip dari USAToday, juru bicara Air Canada Peter Fitzpatrick mengatakan, hari ini maskapai telah menindaklanjuti keluhannya sebagai pelanggan dan tetap berhubungan dengannya serta masih mengkaji kejadian itu.

Adams juga mengaku telah berbicara dengan perwakilan maskapai. Pihak maskapai meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut dan mengatakan kepadanya bahwa mereka sedang menyelidiki bagaimana hal ini terjadi meskipun ada protokol yang seharusnya mencegahnya.

“Ketika tempat dudukku satu inci ke belakang (posisi kursi tidur) atau nampanku turun, awak pesawat memperhatikan. Tetapi saat seseorang yang masih tertidur di kursi dan semuanya pulang, hal tersebut justru terlupakan,” katannya bertanya-tanya.

Masih soal penumpang pesawat, kisah lainnya yang tak kalah menarik dan membuat geleng-geleng kepala juga terjadi di negara lain. Kali ini seorang penumpang justru tak sengaja membuka pintu darurat pesawat lantaran mengira pintu itu adalah pintu toilet.

Karena keteledorannya yang membuka pintu darurat yang dipersenjatai dengan safety shute atau mirip dengan balon yang bisa digunakan untuk evakuasi, penerbangan kemudian ditunda. Penundaan penerbangan malah dilakukan lebih dari delapan jam. Demikian dikutip dari laman Independent.

Kejadian tersebut terjadi pada penerbangan PK702 dari Pakistan International Airlines untuk keberangkatan ke Islamabad. Wanita itu memutuskan untuk menggunakan toilet meskipun tanda sabuk pengaman telah dinyalakan. Dia membuka pintu L5 di bagian belakang pesawat sementara pintu toilet berdekatan dengannya.

“Seorang penumpang keliru membuka pintu darurat yang menyebabkan slide darurat aktif,” kata maskapai ini mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan. Setelah slide evakuasi dikerahkan, penerbangan tidak mungkin lagi dioperasikan. Keberangkatan harus dibatalkan dan penerbangan ditunda selama lebih dari delapan jam. Semua penumpang diturunkan dari pesawat.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads