alexametrics

Wabah Cacar Monyet Meluas, di Negara Ini Pasien Wajib Dikarantina

24 Mei 2022, 04:02:33 WIB

JawaPos.com – Cacar monyet meluas ke 9 negara di Eropa. Untuk mengendalikan penyebarannya, Belgia menjadi negara pertama yang memberlakukan kebijakan karantina wajib selama 21 hari untuk pasien cacar monyet.

Otoritas kesehatan di Belgia memperkenalkan langkah-langkah itu setelah melaporkan 3 kasus cacar moyet. Hingga Senin (23/5), Belgia telah mencatat 4 kasus lokal. Sementara, infeksi global yang dikonfirmasi saat ini berjumlah sekitar 100.

Tindakan wajib karantina ini hanya berlaku untuk pasien dengan infeksi yang dikonfirmasi. Kontak dekat tidak diwajibkan untuk mengisolasi diri tetapi diimbau untuk tetap waspada, terutama jika bersentuhan dengan orang-orang yang rentan.

“Orang yang terinfeksi harus menjalani isolasi kontak sampai lukanya sembuh (mereka akan menerima instruksi  dari dokter yang merawat),” kata versi pengumuman pemerintah yang diterjemahkan dari bahasa Belanda.

Sementara itu, Inggris mengatakan mereka yang memiliki risiko tinggi tertular penyakit harus mengisolasi diri selama 21 hari. Itu termasuk kontak rumah tangga atau profesional medis yang mungkin telah melakukan kontak dengan pasien yang terinfeksi.

Apa itu cacar monyet?

Monkeypox adalah penyakit langka yang disebabkan oleh virus monkeypox bagian dari keluarga cacar dengan gejala termasuk ruam, demam, sakit kepala, nyeri otot, bengkak, dan sakit punggung.

Otoritas kesehatan, termasuk Pusat Pengendalian dan Infeksi A.S. dan Badan Keamanan Kesehatan Inggris, mengatakan mereka telah mencatat konsentrasi kasus tertentu di antara pria yang berhubungan seks dengan pria, serta pria gay dan biseksual.

“Berdasarkan informasi yang tersedia saat ini, kasus terutama telah diidentifikasi di antara pria yang berhubungan seks dengan pria (LSL) yang mencari perawatan di perawatan primer dan klinik kesehatan seksual,” kata WHO.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads