alexametrics

Ratusan Migran Amerika Tengah Lakukan Perjalanan ke AS, Trump Ngamuk

24 April 2018, 15:30:22 WIB

JawaPos.com – Ratusan migran Amerika Tengah melakukan perjalanan bersama menuju Amerika Serikat (AS). Mereka saat ini berada di Limbo, sebuah kota di Meksiko utara, Hermosillo. AS merupakan tujuan akhir perjalanan mereka. Presiden AS Donald Trump memerintahkan para pejabat untuk mengusir mereka.

Mereka bepergian bersama untuk menyelamatkan diri, jumlah mereka yang turun dari sekitar 1.500 orang sejak memulai perjalanan mereka di perbatasan selatan Meksiko dan Guatemala sebulan yang lalu. Kelomok-kelompok kecil bahkan sudah memisahkan diri.

Sekitar 600 laki-laki, perempuan, dan anak-anak berasal dari Guatemala, El Salvador, dan Honduras telah menunggu di Hermosillo pada Senin, (24/4), untuk naik kereta atau bus. Lalu menempuh 432 mil perjalanan menuju perbatasan Kalifornia, AS.

Salah satu koordinator kelompok hak migran, Pueblo Sin Fronteras mengatakan, kaum perempuan dan anak-anak kelompok tersebut berencana mencari tempat tinggal sementara setibanya di AS setelah mencapai Tijuana. Ia juga telah mengatur beberapa karavan serupa selama beberapa tahun.

Mereka telah pindah dari satu kota ke kota lain sebagai pelancong miskin. Trump memberitahu pihak berwenang Meksiko untuk menghentikan mereka melalui cuitannya di Twitter pada awal April lalu.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (24/4) ia kembali mengancam bahwa kegagalan Meksiko menghentikan para pengungsi akan berdampak pada pemberhentian renegosiasi perjanjian North American Free Trade Agreement (NAFTA) yang semakin memanas.

Melalui akun Twitter-nya, Trump kembali mengatakan, “saya telah menginstruksikan Sekretaris Keamanan Dalam Negeri untuk tidak membiarkan karavan besar orang-orang ini masuk ke negara kami.”

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (iml/trz/JPC)


Close Ads
Ratusan Migran Amerika Tengah Lakukan Perjalanan ke AS, Trump Ngamuk