alexametrics

Ukraina Luluh Lantak, Pasukan Rusia Diserang Lemparan Batu dan Stoples

Perlawanan Warga Makin Sengit
24 Maret 2022, 10:00:52 WIB

JawaPos.com – Jembatan Voznesensk hancur berkeping-keping. Bukan tentara Rusia yang mengebom jembatan tersebut, melainkan pasukan Ukraina dan penduduk sekitar. Itu dilakukan agar pasukan Rusia beserta kendaraan lapis bajanya tidak bisa lewat dan menguasai kota strategis tersebut.

Pertempuran selama dua hari di Voznesensk menunjukkan bahwa Ukraina tidak bisa dipandang sebelah mata meski mereka kalah dalam hal jumlah dan persenjataan. Kremlin berusaha mengambil alih kota tersebut sejak 2 Maret lalu setelah mereka berhasil menguasai Kherson.

Voznesensk memiliki jembatan untuk melintasi Sungai Southern Buh. Itu adalah sungai terpanjang kedua di Ukraina. Jika bisa mengambil alih Voznesensk, pasukan Rusia bisa menuju Odessa dari jalur belakang dan menuju pembangkit tenaga nuklir Yuzhnoukrainsk. Dari lima pembangkit nuklir di Ukraina, itu adalah yang terbesar kedua.

Pasukan Ukraina dibantu relawan yang merupakan warga kota tersebut. Mereka tak memiliki senjata modern dan tank seperti Rusia. Pasukan Ukraina memakai granat, peluncur roket, rudal javelin, dan artileri. Sedangkan penduduk setempat menggunakan pistol berburu, batu, dan stoples untuk menyerang tentara Rusia. Warga memblokade jalan dan menggiring pasukan Rusia ke tempat terbuka yang mudah diserang.

’’Ini adalah lokasi strategis. Kami tidak hanya mempertahankan kota, tapi juga semua teritorial di belakangnya,’’ tegas Yevheni Velichko, wali kota Voznesensk, seperti dikutip BBC.

Mayoritas dari 35 ribu penduduk kota tersebut berbicara dengan bahasa Rusia. Namun, mereka bukan golongan oposisi. Mereka justru menentang invasi. Perlawanan gila-gilaan itu memukul mundur pasukan Rusia. The Wall Street Journal melaporkan bahwa setidaknya 100 tentara Rusia tewas dan 10 lainnya tertangkap. Pasukan Rusia meninggalkan 30 di antara 43 kendaraan mereka. Termasuk tank, pengangkut personel lapis baja, peluncur roket ganda, dan truk.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : sha/c7/c18/oni

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads